Jakarta, IDN Times - Pemerintah China melontarkan kecaman keras terhadap komite parlemen Amerika Serikat (AS) pada Sabtu (3/10/2026). Reaksi ini muncul setelah politisi Washington mendesak waralaba kopi Starbucks segera menutup gerai barunya di wilayah Xinjiang.
Beijing menilai tuntutan tersebut sengaja dibuat untuk merusak reputasi China di mata internasional. Perbedaan pandangan ini kembali memicu ketegangan antara kedua negara, khususnya terkait aktivitas bisnis perusahaan asing di wilayah barat laut China tersebut.
