Jakarta, IDN Times – Ratusan pengunjuk rasa menghentikan arus kendaraan di depan markas besar Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) pada Kamis (24/9/2026). Massa duduk memenuhi badan jalan selama lebih dari satu jam hingga kendaraan resmi PBB harus dialihkan ke rute lain.
Aksi tersebut diikuti warga New York dari komunitas Yahudi, Palestina, Iran, dan Lebanon bersama pejabat terpilih, kandidat pemilu November, serta sejumlah pesohor. Dilansir The Guardian, mereka mengenakan kaus bertuliskan “Danai rakyat bukan bom”, meneriakkan “Biarkan Gaza hidup” dan “seluruh dunia sedang menyaksikan”, serta menerbangkan layang-layang bertuliskan “Bebaskan Palestina” sebagai respons terhadap ancaman Israel kepada anak-anak penerbang layang-layang pada awal tahun ini.
