Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Di Bastille Day, Prancis Soroti Lompatan Hubungan Strategis dengan RI
Perayaan Hari Nasional Prancis Bastille Day di Jakarta dihadiri sejumlah menteri Kabinet Merah Putih. (IDN/Marcheilla Ariesta)
  • Indonesia dan Prancis resmi meningkatkan hubungan menjadi Kemitraan Strategis Komprehensif, menandai era baru kerja sama di bidang diplomasi, pertahanan, ekonomi, dan pendidikan.
  • Peningkatan kemitraan tercermin dari penyerahan pesawat tempur Rafale pertama ke Indonesia serta keterlibatan lebih dari 200 perusahaan Prancis yang menyerap puluhan ribu tenaga kerja lokal.
  • Menteri HAM Natalius Pigai menegaskan kemitraan ini dibangun atas dasar saling percaya dan komitmen bersama menjaga perdamaian serta stabilitas global melalui pendekatan diplomasi modern.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Bastille Day tahun lalu

Presiden Prabowo Subianto menjadi tamu kehormatan dalam perayaan Hari Nasional Prancis di Paris, menandai penguatan hubungan bilateral antara Indonesia dan Prancis.

28 Mei 2026

Presiden Republik Prancis menerima Presiden Prabowo Subianto di Prancis dan bersama-sama mengumumkan peningkatan hubungan kedua negara menjadi Kemitraan Strategis Komprehensif.

kini

Hubungan Indonesia dan Prancis terus berkembang melalui kerja sama pertahanan, ekonomi, serta diplomasi yang mencerminkan kepercayaan dan komitmen bersama untuk perdamaian global.

Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
  • What?
    Prancis menyoroti peningkatan hubungan strategis dengan Indonesia yang kini mencapai tingkat Kemitraan Strategis Komprehensif, mencakup kerja sama di bidang pertahanan, ekonomi, investasi, dan diplomasi.
  • Who?
    Duta Besar Prancis untuk Indonesia Fabien Penone, Presiden Prabowo Subianto, Presiden Republik Prancis, serta Menteri HAM Natalius Pigai terlibat dalam penguatan hubungan kedua negara.
  • Where?
    Pernyataan disampaikan dalam perayaan Hari Nasional Prancis atau Bastille Day di Paris, dengan kerja sama berlangsung antara pemerintah Indonesia dan Prancis.
  • When?
    Peningkatan hubungan diumumkan pada 28 Mei 2026 dan kembali disoroti dalam peringatan Bastille Day tahun ini.
  • Why?
    Kedua negara ingin memperkuat kemitraan berdasarkan saling percaya dan menghormati untuk mendorong perdamaian, stabilitas global, serta pertumbuhan ekonomi bersama.
  • How?
    Peningkatan dilakukan melalui penyerahan pesawat tempur Rafale pertama kepada Indonesia, perluasan investasi lebih dari 200 perusahaan Prancis, serta intensifikasi pertemuan antar pemimpin negara.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Di Prancis ada acara Bastille Day, dan mereka cerita kalau sekarang Prancis dan Indonesia makin akrab. Dulu Pak Prabowo datang ke Paris, terus sekarang dua negara itu kerja sama lebih banyak. Mereka tukar pesawat tempur Rafale, juga bikin usaha bareng di ekonomi dan energi. Katanya hubungan ini pakai rasa percaya dan saling bantu supaya damai.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Perayaan Bastille Day kali ini menandai penguatan nyata hubungan strategis antara Prancis dan Indonesia yang dibangun atas dasar saling percaya. Melalui peningkatan menjadi Kemitraan Strategis Komprehensif, kedua negara menunjukkan komitmen konkret dalam bidang pertahanan, ekonomi, dan investasi, sekaligus memperluas diplomasi modern yang berorientasi pada stabilitas serta kesejahteraan bersama.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Di Bastille Day, Prancis Soroti Lompatan Hubungan Strategis dengan RI

1. Kemitraan strategis diperluas di berbagai bidang

Duta Besar Prancis untuk Indonesia Fabien Panone dalam perayaan Bastille Day di Jakarta. (IDN Times/Marcheilla Ariesta)

Penone mengatakan, peningkatan hubungan tersebut tidak hanya bersifat simbolis, tetapi juga diikuti penguatan kerja sama di berbagai sektor strategis.

“Demi menandai pentingnya kemitraan antara Prancis dan Indonesia, tepat setahun yang lalu Presiden Republik Indonesia, Bapak Prabowo Subianto, menjadi tamu kehormatan dalam perayaan Hari Nasional kami di Paris,” kata Penone.

Menurut dia, sejak peringatan Bastille Day tahun lalu, hubungan bilateral berkembang semakin dalam dan semakin beragam. Hal itu tercermin dari intensitas pertemuan para pemimpin kedua negara maupun lahirnya berbagai kerja sama baru.

“Pada tanggal 28 Mei 2026, Presiden Republik Prancis secara khusus menerima Presiden Prabowo Subianto di Prancis. Dalam kesempatan tersebut, kepala negara Prancis dan Indonesia mengumumkan peningkatan hubungan negara kita ke tingkatan yang tertinggi, yakni kemitraan strategis komprehensif,” ujar dia.

2. Kerja sama dari Rafale hingga investasi

Menteri HAM RI Natalius Pigai jadi guest of honour di perayaan Hari Nasional Prancis, Bastille Day di Jakarta. (IDN Times/Marcheilla Ariesta)

Penone mengatakan, peningkatan kemitraan juga tercermin dalam kerja sama pertahanan, ekonomi, dan investasi yang terus berkembang.

Di bidang pertahanan, kedua negara melanjutkan penguatan kemitraan melalui penyerahan pesawat tempur Rafale pertama kepada Indonesia, disertai peningkatan kerja sama operasional dan pelatihan militer.

Sementara di sektor ekonomi, lebih dari 200 perusahaan Prancis telah beroperasi di Indonesia dan mempekerjakan sekitar 55 ribu tenaga kerja.

“Mulai dari sektor transportasi, ketahanan pangan, digital hingga energi menawarkan peluang-peluang besar. Perekonomian kita yang saling melengkapi seharusnya mendorong kita untuk berbuat lebih banyak lagi di bidang perdagangan dan investasi,” kata Penone.

3. Indonesia sebut kemitraan dibangun atas kepercayaan

Menteri HAM RI Natalius Pigai jadi guest of honour di perayaan Hari Nasional Prancis, Bastille Day di Jakarta. (IDN Times/Marcheilla Ariesta)

Menteri HAM, Natalius Pigai, mengatakan, hubungan Indonesia dan Prancis terus berkembang di atas fondasi saling menghormati, saling percaya, dan komitmen bersama dalam menjaga perdamaian serta stabilitas dunia.

Menurut Pigai, peningkatan hubungan menjadi Kemitraan Strategis Komprehensif mencerminkan pendekatan baru dalam diplomasi kedua negara yang semakin luas.

“Kemitraan ini mencerminkan pendekatan diplomasi yang modern: sebuah pendekatan yang memadukan kerja sama pertahanan, industri strategis, keamanan maritim, serta ketahanan dalam menghadapi berbagai tantangan global yang terus berkembang,” kata Pigai.

Dia berharap kemitraan Indonesia dan Prancis terus berkembang dan memberikan kontribusi bagi perdamaian, stabilitas, serta kesejahteraan kedua negara maupun kawasan.

Curated For You

Editorial Team

Related Article