Jakarta, IDN Times - Pembicaraan damai antara Amerika Serikat (AS) dan Iran yang berlangsung intens selama lebih dari 20 jam belum menghasilkan kesepakatan konkret. Wakil Presiden AS JD Vance mengakui perundingan tersebut masih menemui jalan buntu.
Berbicara kepada wartawan di Pakistan pada Minggu (12/4/2026), Vance menyampaikan, delegasi Amerika Serikat telah meninggalkan ruang negosiasi dan bersiap kembali ke Washington.
Ia menegaskan, masih terdapat sejumlah perbedaan mendasar antara kedua pihak. Menurutnya, Iran belum bersedia menerima sejumlah syarat yang diajukan oleh Amerika Serikat.
“Masih ada kekurangan dalam pembicaraan dan Iran memilih untuk tidak menerima syarat dari AS,” kata Vance, dilansir dari Al Jazeera.
Perundingan ini sendiri menjadi momen penting karena merupakan pertemuan tatap muka pertama antara kedua negara sejak Revolusi Islam Iran pada 1979.
