Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

DPLN Portugal Jadi Jembatan Pelaku Kreatif RI ke Pasar Eropa

2 min read
DPLN Portugal Jadi Jembatan Pelaku Kreatif RI ke Pasar Eropa
Pembentukan Dewan Perwakilan Luar Negeri (DPLN) Portugal periode 2026–2029/ (dok GEKRAFS )
  • GEKRAFS membentuk DPLN Portugal periode 2026–2029 untuk memperkuat akses pelaku ekonomi kreatif Indonesia ke pasar Eropa dan ekosistem lokal Portugal.
  • Portugal dipandang berpeluang masuk jejaring ekonomi kreatif Indonesia di Eropa, dengan DPLN diharapkan membuka kolaborasi, memperluas jaringan, dan menciptakan akses pasar berkelanjutan.
  • DPLN Portugal ditargetkan menjadi jembatan talenta, produk, karya, dan usaha Indonesia dengan mitra lokal, sekaligus mendorong diplomasi kreatif menjadi pertemuan bisnis konkret.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Jakarta, IDN Times - Gerakan Ekonomi Kreatif Nasional (GEKRAFS) memperkuat akses pelaku ekonomi kreatif Indonesia ke pasar Eropa melalui pembentukan Dewan Perwakilan Luar Negeri (DPLN) Portugal periode 2026–2029.

Pembentukan DPLN Portugal menjadi bagian dari upaya GEKRAFS membangun jejaring bisnis dan kolaborasi antara pelaku ekonomi kreatif Indonesia dengan ekosistem lokal di Portugal.

Langkah tersebut dinilai semakin relevan di tengah upaya Indonesia memperluas akses perdagangan dan kerja sama ekonomi dengan Uni Eropa melalui Indonesia-European Union Comprehensive Economic Partnership Agreement (IEU-CEPA).

  1. 1. Portugal memiliki peluang bagian dari jejaring ekonomi kreatif Indonesia

    IMG-20260929-WA0076.jpg
    Pembentukan Dewan Perwakilan Luar Negeri (DPLN) Portugal periode 2026–2029/ (dok GEKRAFS )

    Ketua Umum DPP GEKRAFS, Kawendra Lukistian, mengatakan Portugal memiliki peluang untuk menjadi bagian dari jejaring ekonomi kreatif Indonesia di Eropa. Karena itu, keberadaan DPLN di Portugal diharapkan tidak hanya berfungsi sebagai organisasi, tetapi juga membuka akses pasar bagi pelaku kreatif Indonesia.

    “Portugal memiliki peluang yang besar untuk menjadi bagian dari jejaring ekonomi kreatif Indonesia di Eropa. Kita ingin pelaku kreatif Indonesia mampu membangun kolaborasi, memperluas jaringan, dan membuka akses pasar yang berkelanjutan,” ujar Kawendra dalam keterangan, Selasa (29/9/2026)

  2. 2. DPLN harus menjadi jembatan

    IMG-20260929-WA0071.jpg
    Pembentukan Dewan Perwakilan Luar Negeri (DPLN) Portugal periode 2026–2029/ (dok GEKRAFS )

    Menurut Kawendra, DPLN memiliki posisi strategis untuk mempertemukan pelaku ekonomi kreatif Indonesia dengan mitra di negara tujuan. Koneksi tersebut diharapkan dapat berkembang menjadi kerja sama yang menghasilkan peluang bisnis konkret.

    “DPLN harus menjadi jembatan yang menghubungkan talenta, produk, karya, dan pelaku usaha Indonesia dengan mitra lokal. Kita ingin jejaring yang dibangun tidak berhenti pada hubungan organisasi, tetapi dapat berkembang menjadi kolaborasi dan peluang bisnis yang konkret,” katanya.

  3. 3. Diplomasi kreatif dorong menjadi diplomasi yang produktif

    IMG-20260929-WA0073.jpg
    Pembentukan Dewan Perwakilan Luar Negeri (DPLN) Portugal periode 2026–2029/ (dok GEKRAFS )

    Senada, Ketua Koordinator Luar Negeri DPP GEKRAFS, Osco Olfriady Letunggamu, mengatakan DPLN Portugal menjadi bagian dari upaya memperkuat diplomasi kreatif Indonesia di luar negeri. Menurutnya, diplomasi tersebut perlu diarahkan pada terciptanya pertemuan bisnis dan kerja sama antara pelaku ekonomi kreatif Indonesia dan mitra di Portugal.

    “Diplomasi kreatif harus kita dorong menjadi diplomasi yang produktif. Bukan hanya memperkenalkan Indonesia, tetapi juga membuka ruang pertemuan antara pelaku ekonomi kreatif Indonesia dengan mitra di Portugal untuk membangun kerja sama yang konkret,” ujar Osco.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More