Jakarta, IDN Times - Misi bantuan PBB di Afghanistan (UNAMA), pada Selasa (11/8/2026), menyatakan bahwa dua stafnya telah ditangkap oleh badan intelijen negara tersebut. Pihaknya hingga kini tidak dapat mengakses atau menemui kedua staf tersebut.
"Kami mengonfirmasi bahwa dua staf pria UNAMA asal Afghanistan ditahan oleh pejabat dari Direktorat Jenderal Intelijen pemerintah de facto pada Minggu (9/08/2026), di provinsi Herat," demikian pernyataan misi tersebut, dikutip The New Arab.
Sejauh ini, pemerintah Afghanistan belum memberikan komentar terkait klaim tersebut.
