Presiden AS Donald Trump (Marc Nozell from Merrimack, New Hampshire, USA, CC BY 2.0, via Wikimedia Commons)
Sebelum keberangkatan kedua delegasi, Trump berbicara kepada para jurnalis di Gedung Putih pada Jumat (4/9/2026) mengenai rencana inisiatif diplomatik baru tersebut. Trump meyakini ada peluang baik dalam langkah damai yang dibawa oleh Witkoff dan Kushner.
"Kami punya sebuah gagasan untuk perdamaian," kata Trump sebagaimana dilansir CBS News. "Saya mengirim Steve Witkoff dan Jared Kushner, dua perunding hebat. Mereka telah melakukan pekerjaan luar biasa, dan kami mengirim mereka untuk melihat apakah kita bisa menyelesaikan sesuatu atau tidak. Dan mungkin ada peluang bagus bahwa kita akan melakukannya," tambah dia.
Meski optimistis, Trump mengakui upaya mewujudkan kesepakatan damai dalam konflik yang telah berlangsung lebih dari empat tahun ini terganjal persoalan kepribadian antara kedua pemimpin. Laporan Al Jazeera mencatat pernyataan Trump bahwa kebencian mendalam antara kedua pemimpin menjadi rintangan utama perdamaian.
"Presiden Zelenskyy dan Presiden Putin benar-benar saling membenci," kata Trump kepada jurnalis. "Mereka memiliki kebencian serius, dan itu menjadi penghalang," ucap dia.