Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Evakuasi Tahap 3: 45 WNI Dipulangkan, 236 Masih Bertahan di Iran
Plt Direktur Pelindungan WNI Kementerian Luar Negeri RI, Henny Hamidah. (IDN Times/Marcheilla)
  • Pemerintah Indonesia mengevakuasi 45 WNI dari Iran melalui jalur darat ke Baku sebelum diterbangkan ke Jakarta, sebagai bagian dari evakuasi tahap ketiga yang berlangsung bertahap.
  • Setibanya di Tanah Air, para WNI diserahkan ke Dinas Sosial dan pemerintah daerah untuk difasilitasi pemulangan ke kampung halaman dengan koordinasi lintas lembaga.
  • Masih ada 236 WNI yang bertahan di Iran, mayoritas pelajar dan mahasiswa di Kota Qom, sementara pemerintah terus memantau situasi serta menyiapkan langkah lanjutan bila diperlukan.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Maret 2026

Pemerintah Indonesia melaksanakan dua gelombang evakuasi pertama WNI dari Iran.

12 April 2026

Evakuasi tahap ketiga dimulai dengan pemberangkatan 45 WNI dari Teheran menuju Baku, Azerbaijan.

14 April 2026

Kloter pertama berjumlah 14 WNI tiba di Jakarta setelah perjalanan dari Baku.

15 April 2026

Kloter kedua berjumlah 9 WNI tiba di Jakarta.

16 April 2026

Kloter ketiga dijadwalkan tiba di Jakarta pada petang hari. Kemlu mengumumkan masih ada 13 WNI yang menunggu penerbangan lanjutan di Baku dan menyatakan total 236 WNI masih berada di Iran.

kini

Pemerintah terus memantau kondisi ratusan WNI yang masih bertahan di Iran dan menyiapkan langkah evakuasi lanjutan jika diperlukan.

Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
  • What?
    Pemerintah Indonesia melaksanakan evakuasi tahap ketiga terhadap 45 warga negara Indonesia dari Iran melalui jalur darat menuju Baku, Azerbaijan, sebelum diterbangkan ke Jakarta menggunakan penerbangan komersial.
  • Who?
    Evakuasi difasilitasi oleh Kementerian Luar Negeri RI bersama perwakilan RI di Teheran dan Baku, dipimpin oleh Direktur Pelindungan WNI Kemlu, Heni Hamidah.
  • Where?
    Proses evakuasi berlangsung dari Teheran, Iran, menuju Baku, Azerbaijan, kemudian dilanjutkan ke Jakarta. Sebagian WNI masih berada di Baku menunggu penerbangan berikutnya.
  • When?
    Evakuasi dilakukan pada April 2026 dengan kedatangan kloter pertama pada 14 April, kloter kedua pada 15 April, dan kloter ketiga dijadwalkan tiba pada 16 April 2026.
  • Why?
    Tindakan ini diambil sebagai respons terhadap dinamika situasi di Iran serta upaya pemerintah untuk melindungi keselamatan warga negara Indonesia yang berada di luar negeri.
  • How?
    Evakuasi dilakukan secara bertahap melalui koordinasi lintas negara. Setibanya di Indonesia, para WNI diserahkan kepada Dinas Sosial dan pemerintah daerah untuk pemulangan ke daerah asal masing-masing.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Pemerintah Indonesia menolong orang-orang Indonesia yang ada di Iran. Ada 45 orang dibawa pulang lewat Baku, lalu naik pesawat ke Jakarta. Mereka datang sedikit-sedikit supaya aman. Sekarang masih ada 13 orang di Baku dan 236 orang masih di Iran. Pemerintah terus melihat keadaan dan siap bantu lagi kalau perlu.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Evakuasi tahap ketiga ini menunjukkan komitmen kuat pemerintah dalam melindungi warganya di luar negeri melalui koordinasi lintas negara yang terencana dan hati-hati. Proses pemulangan yang bertahap, kerja sama dengan berbagai lembaga, serta perhatian terhadap keselamatan hingga ke daerah asal mencerminkan kesiapan dan kepedulian nyata terhadap kesejahteraan para WNI.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Pemerintah Indonesia kembali mengevakuasi puluhan warga negara Indonesia (WNI) dari Iran di tengah situasi yang masih berkembang di kawasan tersebut. Evakuasi tahap ketiga ini dilakukan setelah dua gelombang sebelumnya berlangsung pada Maret 2026.

Sebanyak 45 WNI dipulangkan melalui jalur darat dari Teheran menuju Baku, Azerbaijan, sebelum diterbangkan ke Indonesia menggunakan penerbangan komersial. Proses ini dilakukan secara bertahap untuk memastikan keamanan dan kelancaran perjalanan para evacuee.

Direktur Pelindungan WNI Kementerian Luar Negeri RI, Heni Hamidah, menegaskan langkah ini merupakan bagian dari upaya pemerintah melindungi warga negara di luar negeri. “Evakuasi tahap ketiga sejumlah 45 WNI telah difasilitasi oleh Kemlu bersama perwakilan RI di Teheran dan Baku,” ujarnya dalam jumpa pers di Jakarta, Kamis (16/4/2026).

Ia menambahkan, evakuasi dilakukan sebagai respons terhadap dinamika situasi di Iran. Pemerintah, kata Heni, terus memantau kondisi di lapangan dan menyiapkan langkah lanjutan jika diperlukan.

1. Evakuasi bertahap lewat Baku

22 WNI yang dievakuasi dari Iran tiba di Bandara Soetta (IDN Times/Maya Aulia Aprilianti)

Proses evakuasi tahap ketiga dilakukan dengan skema bertahap, baik dari sisi perjalanan maupun kedatangan di Indonesia. Para WNI terlebih dahulu diberangkatkan dari Teheran menuju Baku pada Minggu (12/4/2026).

Dari Azerbaijan, mereka kemudian diterbangkan ke Jakarta menggunakan penerbangan komersial. Mekanisme ini dipilih untuk memastikan jalur evakuasi tetap aman dan memungkinkan koordinasi lintas negara berjalan lancar.

Heni menjelaskan, kedatangan para WNI dibagi ke dalam tiga kloter. “Untuk ke-45 WNI ini dibagi menjadi tiga kloter ketibaan di Jakarta. Kloter pertama telah tiba di tanggal 14 April lalu sejumlah 14 orang. Kemudian kloter kedua itu sejumlah 9 orang kemarin di tanggal 15, dan kloter ketiga 9 orang akan tiba di petang hari ini,” jelasnya.

Namun, proses belum sepenuhnya selesai. Masih terdapat 13 WNI yang berada di Baku dan menunggu jadwal penerbangan berikutnya. “Masih ada 13 orang ABK yang masih kita tampung di Baku (Azerbaijan) untuk menunggu penerbangan selanjutnya ke Tanah Air,” kata Heni.

2. Proses pemulangan hingga ke daerah asal

Direktur Pelindungan WNI Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI, Henny Hamidah dalam jumpa pers di Jakarta, Kamis (16/4/2026). (IDN Times/Marcheilla Ariesta)

Setibanya di Indonesia, para WNI tidak langsung dipulangkan ke daerah masing-masing. Pemerintah menyiapkan mekanisme lanjutan untuk memastikan mereka dapat kembali dengan aman.

Kemlu bekerja sama dengan dinas sosial serta pemerintah daerah dalam proses ini. Para evacuee akan menjalani serah terima sebelum difasilitasi untuk kembali ke kampung halaman.

“Para evacuee ini setibanya di Tanah Air, kami serah-terimakan ke Dinas Sosial dan Badan Penghubung Provinsi untuk proses pemulangan mereka ke daerah asal masing-masing,” ujar Heni.

Langkah ini dilakukan agar penanganan para WNI lebih terkoordinasi, terutama bagi mereka yang membutuhkan bantuan lanjutan setelah perjalanan panjang dari kawasan konflik.

Selain itu, pemerintah juga memastikan setiap tahapan dilakukan dengan pendekatan kehati-hatian, mengingat kondisi di Iran yang masih dinamis.

3. Ratusan WNI masih bertahan di Iran

Ilustrasi evakuasi WNI dari kawasan konflik, menggambarkan prioritas pemerintah dalam melindungi warganya. (Pixabay.com/beasternchen)

Meski evakuasi terus berjalan, ratusan WNI masih tercatat berada di Iran. Berdasarkan data Kedutaan Besar RI di Teheran, jumlahnya mencapai 236 orang setelah tahap ketiga selesai.

Sebagian besar dari mereka merupakan pelajar dan mahasiswa yang tersebar di berbagai kota, dengan konsentrasi utama di Qom. Selain itu, terdapat pula pekerja migran Indonesia serta WNI yang menikah dengan warga setempat.

“Berdasarkan catatan KBRI Tehran, jumlah WNI yang tercatat masih berada di Iran setelah evakuasi tahap ketiga ini adalah 236 orang. Mayoritas berstatus sebagai pelajar atau mahasiswa dengan konsentrasi utama di Kota Qom,” kata Heni.

Pemerintah menegaskan akan terus memantau kondisi para WNI tersebut. Jika situasi memburuk, langkah evakuasi lanjutan tidak menutup kemungkinan kembali dilakukan.

Editorial Team