Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Gempa Venezuela Picu Kerusakan Parah Meski Peringatan Tsunami Dicabut
Ilustrasi gempa (IDN Times/Arief Rahmat)
  • Gempa berkekuatan 7,1 Magnitudo mengguncang Venezuela dan sempat memicu peringatan tsunami yang kemudian dicabut oleh USGS setelah dinyatakan tidak ada ancaman lanjutan.
  • USGS mengeluarkan peringatan merah melalui sistem PAGER karena potensi korban jiwa tinggi dan kerusakan luas akibat banyaknya bangunan rentan terhadap guncangan.
  • Pemerintah Venezuela mengerahkan pasukan keamanan, memutus pasokan gas di beberapa bangunan, dan menilai kerusakan di berbagai wilayah terdampak seperti Yaracuy hingga Distrik Ibu Kota.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
25 Juni 2026

USGS melaporkan gempa berkekuatan 7,1 Magnitudo mengguncang Venezuela dan sempat memicu peringatan tsunami untuk wilayah sekitar. Peringatan tersebut kemudian dicabut setelah dinyatakan tidak ada lagi ancaman tsunami.

25 Juni 2026

USGS mengeluarkan peringatan merah melalui sistem PAGER, memperkirakan potensi ribuan korban jiwa dan kerusakan luas akibat guncangan gempa. Pemerintah Venezuela menanggapi dengan mengerahkan pasukan keamanan di seluruh negeri dan memutus pasokan gas ke bangunan tertentu sebagai langkah pencegahan.

Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
  • What?
    Gempa bumi berkekuatan 7,1 Magnitudo mengguncang Venezuela dan menyebabkan kerusakan parah di berbagai wilayah, meskipun peringatan tsunami yang sempat dikeluarkan telah dicabut oleh otoritas terkait.
  • Who?
    USGS sebagai lembaga pemantau gempa internasional, pemerintah Venezuela melalui Kementerian Komunikasi dan Informasi, serta warga di sejumlah negara bagian yang terdampak guncangan.
  • Where?
    Pusat gempa berada di wilayah Venezuela dengan dampak dirasakan di Yaracuy, Lara, Mérida, Aragua, Carabobo, La Guaira, Miranda, dan Distrik Ibu Kota.
  • When?
    Peristiwa terjadi pada Kamis, 25 Juni 2026 waktu setempat menurut laporan resmi USGS dan pemerintah Venezuela.
  • Why?
    Gempa disebabkan oleh aktivitas seismik bawah tanah yang memicu guncangan kuat; peringatan tsunami awal dikeluarkan karena potensi gelombang besar namun kemudian dinyatakan tidak lagi mengancam.
  • How?
    Pemerintah Venezuela mengerahkan pasukan keamanan nasional untuk tanggap darurat, memutus pasokan gas ke bangunan berisiko runtuh, serta melakukan penilaian kerusakan secara menyeluruh di area terdampak.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Ada gempa besar di Venezuela, guncangannya kuat sekali sampai banyak rumah rusak dan orang-orang takut. Katanya dulu ada bahaya tsunami, tapi sekarang sudah tidak ada lagi. Banyak tentara dikirim untuk bantu orang dan jaga tempat yang rusak. Pemerintah juga matikan gas supaya aman. Sekarang semua masih diperiksa.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Meskipun gempa berkekuatan besar menimbulkan kerusakan parah, situasi di Venezuela menunjukkan langkah tanggap yang cepat dan terkoordinasi. Pencabutan peringatan tsunami oleh USGS membawa kelegaan bagi wilayah pesisir, sementara pemerintah segera mengerahkan pasukan keamanan dan mengambil tindakan pencegahan seperti pemutusan pasokan gas untuk melindungi warga serta meminimalkan risiko lanjutan.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Pusat Peringatan Tsunami Amerika Serikat (USGS) mengatakan, tidak ada lagi ancaman tsunami dari gempa bumi berkekuatan Magnitudo 7,1 di Venezuela. Sebelumnya, peringatan telah dikeluarkan mengenai kemungkinan gelombang tsunami untuk pantai dalam radius 300 kilometer dari pusat gempa, serta untuk Puerto Rico dan Kepulauan Virgin AS.

“Ancaman tsunami dari gempa bumi ini telah berlalu dan tidak ada ancaman lebih lanjut,” kata USGS dalam laporan terbaru, dikutip dari CNN, Kamis (25/6/2026).

Survei Geologi AS mengeluarkan peringatan merah melalui sistem PAGER-nya, memperkirakan guncangan dari gempa tersebut dapat mengakibatkan ribuan korban jiwa.

“Peringatan merah untuk korban jiwa dan kerugian ekonomi terkait guncangan. Korban jiwa yang tinggi dan kerusakan yang luas kemungkinan besar terjadi dan bencana ini kemungkinan meluas. Peringatan merah sebelumnya membutuhkan respons nasional atau internasional,” kata USGS dalam peringatannya.

Sebagian besar orang di wilayah tersebut tinggal di bangunan yang rentan terhadap guncangan gempa. “Jenis bangunan yang paling rentan adalah bangunan batu bata tanpa penguatan dan konstruksi blok adobe,” kata USGS.

Estimasi PAGER dihasilkan secara otomatis untuk memberikan gambaran cepat kepada petugas tanggap darurat tentang potensi skala gempa untuk membantu memandu upaya penyelamatan dan bantuan. Meski demikian, USGS memperingatkan angka tersebut bukanlah jumlah korban jiwa yang terkonfirmasi.

“Venezuela telah mengerahkan pasukan keamanan di seluruh negeri untuk menanggapi keadaan darurat karena banyak bangunan berisiko runtuh,” demikian dikutip dari pernyataan Kementerian Komunikasi dan Informasi Venezuela.

Pemerintah telah mengizinkan pemutusan pasokan gas langsung ke bangunan-bangunan tertentu sebagai tindakan pencegahan, sementara pihak berwenang menilai kerusakan bangunan, tambah kementerian dalam sebuah pernyataan.

Disebutkan, gempa tersebut dirasakan di berbagai negara bagian di seluruh negeri termasuk Yaracuy, Lara, Mérida, Aragua, Carabobo, La Guaira, dan Miranda, serta Distrik Ibu Kota.

Editorial Team

Related Article