pemandangan Gaza yang luluh lantak akibat serangan Israel (Jaber Jehad Badwan, CC BY-SA 4.0 <https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0>, via Wikimedia Commons)
Sektor kesehatan Gaza ikut terdampak oleh perang Israel di Gaza yang telah berlangsung hampir 3 tahun. Menurut data resmi, sedikitnya 445 serangan Israel menargetkan fasilitas kesehatan dan menyebabkan 155 fasilitas rusak.
Pada Senin, Rumah Sakit Al-Wafa untuk Rehabilitasi Medis dan Bedah Khusus di Gaza, mengumumkan telah mengurangi beberapa layanannya akibat krisis operasional yang disebabkan oleh kekurangan bahan bakar dan pasokan penting lainnya. Sebelumnya, pada Minggu, Rumah Sakit Khusus Kuwait juga menghentikan operasional di seluruh departemennya, kecuali layanan gawat darurat, akibat terhentinya pasokan bahan bakar.
Kantor media pemerintah Gaza telah berulang kali menuding Israel gagal memenuhi kewajibannya berdasarkan perjanjian gencatan senjata yang berlaku sejak 10 Oktober 2025, termasuk mengizinkan masuknya bantuan dan bahan bakar dalam jumlah yang telah disepakati ke wilayah tersebut.
Kementerian Kesehatan Palestina juga mencatat sedikitnya 1.394 orang tewas dan 4.839 lainnya terluka akibat serangan Israel sejak gencatan senjata. Secara keseluruhan, hampir 74 ribu warga Palestina tewas sejak Israel melancarkan perang genosida di Gaza pada Oktober 2023, dikutip Al Jazeera.