Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Iran Bantah Picu Demonstrasi Hotel Mewah Menantu Trump di Albania
ilustrasi bendera Iran (unsplash.com/akbarnemati)
  • Iran membantah tuduhan PM Albania Edi Rama yang menilai Teheran memicu demonstrasi dan melakukan perang hybrid terkait proyek hotel mewah di Zvernec.
  • PM Albania tetap menuding Iran melakukan serangan siber, sambil menegaskan dukungan terhadap pembangunan hotel afiliasi Jared Kushner sebagai bagian dari pengembangan wisata nasional.
  • Diaspora Albania di Eropa dan AS ikut menggelar aksi menolak pembangunan hotel mewah di area lindung, mendukung aktivis lingkungan serta warga yang sudah berdemo selama berhari-hari.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Iran menolak tuduhan dari Perdana Menteri (PM) Albania, Edi Rama terlibat dalam kampanye disinformasi yang memicu demonstrasi besar. Teheran dituding terlibat dalam perang hybrid di Albania untuk menolak pembangunan hotel mewah di Zvernec. 

“Otoritas Albania tidak merespons permintaan dari rakyatnya, tapi malah melayangkan tuduhan kepada Iran. Tentu, rakyat Albania paham dan dapat menilai yang benar dalam tuduhan tersebut,” kata Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Esmail Baghaei, dikutip dari Politico, Rabu (10/6/2026). 

Selama ini, hubungan Albania dan Iran terus memanas karena kesediaan Tirana menampung oposisi Iran. Pada Maret, Albania resmi menetapkan Iran sebagai negara pendukung terorisme. 

1. Rama bersikukuh salahkan Iran atas situasi di Albania

Perdana Menteri Albania, Edi Rama. (President.gov.ua, CC BY 4.0, via Wikimedia Commons)

Rama tetap menuding bahwa pemerintah Iran sudah melancarkan serangan terorisme siber ke Albania untuk menggerakkan demonstrasi. Ia memastikan bahwa Albania tidak akan meninggalkan oposisi Iran yang mengungsi di negaranya. 

Dilansir BNE Intellinews, PM Albania itu menyebut bahwa negaranya sudah dibangun dengan kesiapan menghadapi serangan siber. Ia memastikan bahwa Albania lebih siap dalam menghadapi serangan siber di masa akan datang dari rezim Iran yang represif. 

2. Rama sebut Bahama sebagai contoh pembangunan wisata

ilustrasi bendera Albania (unsplash.com/mdehevia)

Pada saat yang sama, Rama melanjutkan dukungan pembangunan hotel mewah afiliasi menantu Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump, Jared Kushner. Ia menyebut, Nassau, Bahamas adalah contoh dari pengembangan wisata yang bagus. 

“Di Nassau, Bahamas, terdapat salah satu hotel mewah di Karibia, Baha Mar. Flamingo bukanlah sebuah masalah dan sebaliknya menjadi simbol dari destinasi wisata yang bagus. Hewan itu justru menjadi identitas dari ngaranya dan pengalaman baik untuk turis,” terangnya, dikutip dari Euronews.

PM Albania itu mengatakan, alam bukanlah musuh dari pembangunan ekonomi, tapi bagian darinya. Menurutnya, flamingo di Zvernec adalah sebuah aset Albania untuk mendatangkan turis. 

3. Diaspora Albania ikut demo tolak hotel mewah afiliasi menantu Trump

Bendera Albania (pexels.com/@eric-b-199437517)

Pada akhir pekan lalu, diaspora Albania di beberapa negara Eropa dan AS sudah menyelenggarakan demonstrasi. Mereka ikut menyuarakan penolakan pembangunan hotel mewah afiliasi Kushner di area lindung. 

Dilansir Albania Daily News, demonstrasi ini menunjukkan penolakan internasional soal pembangunan hotel mewah yang diduga menyalahi aturan. Diaspora ikut mendukung aktivis lingkungan dan warga Albania yang sudah melakukan demo hingga hari ke-10. 

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team

Related Article