Jakarta, IDN Times - Pemerintah Iran pada Minggu (24/5/2026) membantah kabar bahwa mereka telah bersedia menyerahkan semua uraniumnya ke Amerika Serikat. Bantahan ini diberikan tidak lama usai salah satu media AS, The New York Times, dalam laporannya mengklaim Iran telah bersedia memberikan semua cadangan uraniumnya kepada AS usai melakukan negosiasi lanjutan yang digelar sejak Kamis (21/5/2026).
Menurut seorang sumber internal Pemerintah Iran kepada Reuters, negosiasi lanjutan dengan AS sama sekali tidak membahas soal uranium dan program nuklir Iran. Sebab, negosiasi tersebut hanya membahas upaya kedua negara guna mengakhiri perang yang sudah pecah sejak 28 Februari lalu. Oleh karena itu, laporan New York Times soal kesediaan Iran memberi uraniumnya ke AS dapat dipastikan tidak valid.
