Bendera India. (unsplash.com/aboodi_vm)
Kementerian Luar Negeri India merespons kejadian ini dengan memanggil Duta Besar Iran, Mohammad Fathali, ke New Delhi. Pertemuan pada Sabtu malam tersebut dipimpin oleh Sekretaris Luar Negeri India, Vikram Misri. India menyampaikan protes dan kekhawatirannya atas keselamatan kapal sipil di perairan internasional akibat penembakan oleh Angkatan Laut Garda Revolusi Iran (IRGC).
India menegaskan bahwa gangguan pasokan energi di Selat Hormuz bisa mengancam stabilitas ekonomi India sebagai salah satu konsumen energi terbesar di dunia. Vikram Misri mengingatkan bahwa Iran sebelumnya sering membantu kapal-kapal India untuk lewat dengan aman, sehingga penembakan tanpa peringatan ini melanggar kerja sama yang sudah ada.
Juru bicara Kementerian Luar Negeri India, Randhir Jaiswal, membenarkan bahwa pemerintah meminta Iran segera memulihkan keamanan jalur pelayaran bagi kapal-kapal yang menuju India.
"Sekretaris Luar Negeri telah menyampaikan kekhawatiran India atas penembakan dua kapal kita di Selat Hormuz. Kami juga menekankan betapa pentingnya menjaga keamanan pelayaran bagi kapal dagang dan para awaknya," kata Randhir Jaiswal, dilansir The Hindu.
Duta Besar Mohammad Fathali berjanji akan meneruskan protes India ini kepada pemerintah di Teheran, meskipun ia awalnya mengaku belum mengetahui rincian kejadian penembakan tersebut.