PM Israel Benjamin Netanyahu (The White House, Public domain, via Wikimedia Commons)
Netanyahu menegaskan Israel tidak akan tinggal diam saat menghadapi pihak-pihak yang terus menyerang kedaulatan mereka. Langkah pengusiran diambil karena Spanyol dianggap berulang kali mengambil posisi yang merugikan keamanan Israel.
"Mereka yang menyerang Israel alih-alih rezim teroris tidak akan menjadi mitra kami mengenai masa depan kawasan ini. Saya tidak bermaksud membiarkan negara mana pun mengobarkan perang diplomatik terhadap kami tanpa menanggung konsekuensi langsung," tutur Netanyahu, dilansir Times of Israel.
Kritik terhadap Spanyol juga dilontarkan oleh Menteri Luar Negeri Israel Gideon Saar. Ia menuduh pemerintahan Perdana Menteri (PM) Pedro Sanchez selama ini memiliki bias anti-Israel yang sangat parah.
"Pemerintahan Sanchez telah melontarkan fitnah kejam terhadap Israel dan tentaranya. Bias anti-Israel yang obsesif dari Spanyol di bawah kepemimpinannya sangat mengerikan sehingga negara itu kehilangan kemampuannya untuk menjalankan peran konstruktif," ujar Saar, dilansir Al Jazeera.