Jakarta, IDN Times - Israel menyebut rudal milik Hizbullah menghantam markas UNIFIL di Lebanon karena salah sasaran sebanyak 165 kali. Klaim tersebut disampaikan oleh pasukan militer Israel (IDF) pada Minggu (5/4/2026).
“Sekitar 165 peluncuran roket yang dilakukan oleh organisasi teroris Hizbullah telah diidentifikasi jatuh di dalam atau di dekat posisi UNIFIL,” bunyi pernyataan IDF, seperti dilansir Times of Israel.
Menurut IDF, rudal yang ditembakkan Hizbullah dari Lebanon selatan sebetulnya ditujukan kepada mereka. Namun, rudal tersebut kerap salah sasaran hingga akhirnya menyasar markas UNIFIL.
