ilustrasi energi listrik (unsplash.com/Dominik Ferl)
Selain menyerang situs produksi senjata, pekan lalu, IDF dikabarkan juga menyerang fasilitas energi Iran yang ada di Provinsi Teheran dan Alborz. Serangan tersebut membuat sejumlah wilayah di Teheran, Alborz, dan di Kota Karaj sempat kehilangan pasokan listrik. Namun, kini pasokan listrik sudah kembali pulih.
"Beberapa menit yang lalu, menyusul serangan (dari) musuh Amerika dan Zionis terhadap fasilitas industri listrik di Provinsi Teheran dan Alborz, aliran listrik terputus di beberapa daerah tersebut," kata Kementerian Energi Iran dalam sebuah pernyataan, seperti dilansir Jerusalem Post.
Sebagai informasi, perang antara Iran melawan AS dan Israel masih berlanjut. Bahkan, perang kini makin panas. Namun, Presiden AS, Donald Trump, mengatakan, dirinya yakin perang ini akan berakhir dalam 2 atau 3 minggu ke depan.
"Kami sedang menyelesaikan pekerjaan ini (perang melawan Iran). Saya rasa, mungkin dalam waktu dua minggu. Namun, (mungkin bisa) beberapa hari lebih lama untuk menyelesaikan pekerjaan tersebut," ujar Trump dilansir BBC.