Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Trump Yakin Bisa Akhiri Perang dengan Iran dalam Waktu 2-3 Pekan

Trump Yakin Bisa Akhiri Perang dengan Iran dalam Waktu 2-3 Pekan
potret Presiden Amerika Serikat Donald Trump (whitehouse.gov)
Intinya Sih
  • Donald Trump menyatakan yakin bisa mengakhiri perang antara Amerika Serikat dan Iran dalam waktu dua hingga tiga pekan, menegaskan keyakinannya di hadapan media di Gedung Putih.
  • Trump mengklaim Iran telah menyetujui proposal perdamaian yang diajukan AS, meski sebelumnya Iran menolak karena dianggap hanya menguntungkan pihak Amerika.
  • Menlu AS Marco Rubio menyebut negosiasi dengan Iran sedang berlangsung dan membuka kemungkinan pertemuan langsung demi mempercepat berakhirnya konflik sesuai target Trump.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Jakarta, IDN Times - Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, yakin bisa mengakhiri perang dengan Iran dalam waktu 2 atau 3 pekan. Pernyataan tersebut disampaikan Trump kepada awak media di Gedung Putih, Washington DC, pada Selasa (31/3/2026).

"Kami sedang menyelesaikan pekerjaan ini (perang melawan Iran). Saya rasa, mungkin dalam waktu dua minggu. Namun, (mungkin bisa) beberapa hari lebih lama untuk menyelesaikan pekerjaan tersebut," ujar Trump, seperti dilansir BBC

1. Trump juga pernah menyatakan hal serupa pada awal Maret

Trump Yakin Bisa Akhiri Perang dengan Iran dalam Waktu 2-3 Pekan
potret Presiden Amerika Serikat, Donald Trump (flickr.com/Gage Skidmore via commons.wikimedia.org/Gage Skidmore)

Pada awal Maret 2026 lalu, Trump juga pernah menyatakan hal serupa. Kala itu, Trump mengatakan, perang dengan Iran hanya akan berjalan selama 4 sampai 5 pekan saja. Meski begitu, Trump menegaskan perang bisa saja berjalan lebih lama karena hal-hal tertentu yang di luar kontrol AS. Jika hal itu terjadi, maka AS sudah siap untuk melanjutkan perang dengan Iran.

“Kami memperkirakan (perang dengan Iran akan berjalan) empat hingga lima minggu. Namun, kami memiliki kemampuan untuk bertahan jauh lebih lama dari itu. Kami akan melakukannya. Seseorang dari media mengatakan, 'saya pikir Anda akan bosan setelah sekitar satu atau dua minggu',” ujar Trump. 

“Tidak, kami tidak bosan. Saya tidak pernah bosan. Jika saya bosan, saya tidak akan berdiri di sini sekarang. Saya jamin itu. Untuk melewati apa yang harus saya lalui,” lanjutnya.

2. Trump mengklaim Iran sudah menyetujui proposal perdamaian

Trump Yakin Bisa Akhiri Perang dengan Iran dalam Waktu 2-3 Pekan
potret bendera Iran (unsplash.com/mostafa meraji)

Hingga saat ini, perang antara AS dengan Iran masih berlangsung. Sebab, AS dan sekutunya, Israel, hingga kini masih menyerang Iran. Begitu pula sebaliknya. Iran juga masih melancarkan serangan balasan ke AS dan Israel.

Untuk mengakhiri perang, AS sebetulnya sudah mengajukan proposal perdamaian kepada Iran. Proposal tersebut diserahkan ke Iran lewat perantara yang ada di Pakistan. Sayangnya, Iran memutuskan untuk menolak proposal tersebut karena dinilai hanya menguntungkan AS. 

Namun, dalam konferensi pers yang digelar di pesawat Air Force One pada Minggu (29/3/2026) lalu, Trump memberikan pernyataan berbeda. Ia mengklaim Iran sudah menyetujui semua isi yang ada di dalam proposal perdamaian yang diusulkan oleh AS beberapa waktu lalu.

3. AS mengklaim sedang bernegosiasi dengan Iran

Marco Rubio sedang berbicara di hadapan banyak orang.
potret Menteri Luar Negeri Amerika Serikat, Marco Rubio (commons.wikimedia.org/Gage Skidmore)

Di sisi lain, Menteri Luar Negeri AS, Marco Rubio, mengatakan, pihaknya kini sedang melakukan negosiasi dengan Iran. Negosiasi ini bertujuan agar perang antara AS dengan Iran berakhir tepat waktu berdasarkan target dari Trump.

Dalam pernyataannya, Rubio bahkan mengatakan AS dan Iran berpotensi untuk melakukan pertemuan langsung agar proses negosiasi bisa berjalan lebih intim. Jika Iran bersedia, kata dia, AS juga tidak akan sungkan membuka pintu bagi Iran.

“Pembicaraan sedang berlangsung. Ada potensi untuk pertemuan langsung di beberapa titik. Kami akan selalu terbuka untuk itu," ucap Rubio.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Topics
Editorial Team
Jujuk Ernawati
EditorJujuk Ernawati
Follow Us

Latest in News

See More