Jakarta, IDN Times – Pemerintah Korea Selatan (Korsel) mengerahkan armada pemadam kebakaran dan kendaraan militer dari berbagai daerah untuk menyalurkan air darurat ke Provinsi Gyeongsang Selatan yang dihantam kekeringan parah. Melansir The Korea Times, sebanyak 4.770 ton air berhasil disalurkan hingga Rabu (12/8/2026) pukul 18.00 waktu setempat setelah pemerintah mengeluarkan perintah mobilisasi pemadam kebakaran nasional pada Selasa (11/8/2026). Langkah darurat ini melibatkan 200 truk tangki air, sekitar 400 personel, serta 14 kendaraan pendukung dari Angkatan Darat (AD), Angkatan Udara (AU), Angkatan Laut (AL), dan dinas kehutanan.
Pengerahan berskala besar ini menjadi kali kedua dalam sejarah Korsel, setelah aksi serupa pernah dilakukan di kota pesisir Gangneung pada Agustus tahun lalu. Situasi di lapangan kian mengkhawatirkan setelah seluruh atau 18 kotamadya di Gyeongsang Selatan resmi masuk status siaga kekeringan pada Kamis (13/8/2026), termasuk Kabupaten Hamyang yang menjadi wilayah terakhir yang terdampak. Saat ini, rata-rata cadangan air di belasan kotamadya tersebut merosot tajam hingga tersisa 32,8 persen, jauh di bawah angka normal jangka panjang yang biasa mencapai 70,8 persen.
