Jakarta, IDN Times- Kelompok peretas pro-Iran bernama Handala mengeklaim bertanggung jawab atas serangan siber terhadap perusahaan perangkat medis Amerika Serikat (AS), Stryker. Insiden ini menyebabkan gangguan jaringan global pada lingkungan Microsoft milik perusahaan tersebut. Selain itu, data ratusan ribu perangkat yang terhubung ke jaringan dilaporkan terhapus dari jarak jauh.
Serangan diklaim sebagai bentuk pembalasan atas agresi militer AS dan Israel di Iran. Gangguan mulai melumpuhkan perangkat operasional Stryker sejak Rabu (11/3/2026) dini hari waktu setempat. Hingga kini, proses pemulihan sistem di puluhan negara masih terus diupayakan oleh pihak perusahaan.
