Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
potret Ketua Partai Yashar, Gadi Eisenkot (kanan) (commons.wikimedia.org/CyTaka company)
  • Pemimpin oposisi Israel, termasuk Naftali Bennett, Yair Golan, dan Avigdor Lieberman, merekomendasikan Gadi Eisenkot kepada Presiden Isaac Herzog untuk membentuk pemerintahan baru.

  • Koalisi Eisenkot meraih 48 kursi, sedangkan koalisi Benjamin Netanyahu mendapat 53 kursi; keduanya belum memenuhi syarat minimal 61 dari 120 kursi parlemen.

  • Eisenkot menyatakan ingin membentuk pemerintahan Zionis luas berfokus pada kepentingan nasional, sementara Netanyahu membuka peluang kolaborasi tetapi tetap menuntut posisi perdana menteri.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, IDN Times - Kelompok oposisi Israel mendukung penuh Ketua Partai Yashar sekaligus rival utama Benjamin Netanyahu dalam pemilihan umum (pemilu) pekan lalu, Gadi Eisenkot, untuk membentuk pemerintahan baru yang dipimpin oleh dirinya sebagai perdana menteri. Dukungan tersebut datang dari sejumlah pemimpin partai oposisi Israel pada Senin (2/11/2026) kemarin.

Mantan Perdana Menteri Israel sekaligus Ketua Partai Together, Naftali Bennett, telah berbicara kepada Presiden Israel, Isaac Herzog, agar Eisenkot bisa membentuk pemerintahan baru. Di sisi lain, Ketua Partai Demokrat, Yair Golan dan Ketua Partai Yisrael Beytenu, Avigdor Lieberman, juga telah merekomendasikan kepada Presiden Herzog agar Eisenkot bisa membentuk pemerintahan baru.  

1. Eisenkot tidak boleh membentuk pemerintahan baru

potret bendera Israel (unsplash.com/Levi Meir Clancy)

Eisenkot sendiri sebetulnya tidak boleh membentuk pemerintahan baru. Sebab, koalisi politik yang dipimpinnya hanya memperoleh 48 kursi di parlemen dalam pemilu yang dihelat pada 27 Oktober lalu. 

Di sisi lain, Netanyahu juga tidak boleh membentuk pemerintahan baru. Sebab, koalisinya hanya mampu memperoleh 53 kursi parlemen. Dalam konstitusi Israel, pemerintahan baru hanya boleh dibentuk oleh politisi yang koalisinya berhasil meraih minimal 61 dari total 120 kursi di parlemen.

2. Eisenkot menggelar pesta bersama partainya sebagai bentuk dukungan

potret Ketua Partai Yashar, Gadi Eisenkot (flickr.com/Mussi Katz via commons.wikimedia.org/Mussi Katz)

Pada Selasa (3/11/2026) ini, Eisenkot menggelar pesta besar bersama partai yang dipimpinnya, Partai Yashar. Pesta ini digelar sebagai bentuk dukungan dari seluruh kelompok oposisi Israel kepada Eisenkot untuk membentuk pemerintahan baru. Sebab, mereka semua tidak mau Netanyahu kembali menjadi perdana menteri. 

Eisenkot sendiri pertama kali mengungkapkan niatnya untuk membentuk pemerintahan baru Israel pada Sabtu (31/10/2026) pekan lalu. Dalam pernyataannya, Eisenkot mengatakan, pemerintahan baru yang ia bentuk akan lebih fokus memenuhi kepentingan nasional daripada pemerintahan yang dipimpin Netanyahu sebelumnya. 

“Berdasarkan prinsip-prinsip ini, saya bermaksud untuk membentuk pemerintahan Zionis yang luas dan berkomitmen pada kepentingan nasional,” kata Eisenkot usai melakukan pertemuan khusus dengan pemimpin oposisi Israel, Yair Lapid, Sabtu, seperti dilansir Anadolu Agency.

3. Netanyahu bersedia berkolaborasi dengan Eisenkot

potret Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu (flickr.com/IsraelinUSA via commons.wikimedia.org/IsraelinUSA)

Niat Eisenkot ini sudah mendapat respons dari Netanyahu. Dalam pernyataannya, Netanyahu mengatakan ia bersedia berkolaborasi dengan Eisenkot dalam pemerintahan baru Israel. Namun, ia menegaskan tetap ingin menjabat sebagai Perdana Menteri. Sebab, koalisinya berhasil mengalahkan koalisi Eisenkot dalam pemilu pekan lalu. 

"Saya terbuka untuk mengadakan dialog mengenai masalah ini. Sejak hari pertama, uluran tangan kami telah diberikan untuk membentuk pemerintahan nasional yang luas. Mayoritas jelas dari masyarakat Yahudi memilih (Partai) Likud sebagai partai terbesar dan saya, sebagai perdana menteri, untuk memimpin pemerintahan berikutnya," jelas Netanyahu dalam pernyataannya pada Senin. 

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Curated For You

Editorial Team

Related Article