Jakarta, IDN Times — Kabut asap yang masih menyelimuti sejumlah wilayah Asia Tenggara mulai mengganggu aktivitas pendidikan di Malaysia. Kementerian Pendidikan Malaysia menunda pelaksanaan Ujian Akhir Sesi Akademik (UASA) yang dijadwalkan berlangsung pekan depan demi mempertimbangkan kesehatan siswa.
Dalam pernyataan pada Kamis (15/20/2026), kementerian menyebut keputusan tersebut diambil setelah mempertimbangkan kekhawatiran orangtua dan wali murid terhadap kesehatan anak-anak mereka. Sekolah diberikan keleluasaan untuk menyusun ulang jadwal ujian dan akan menginformasikan tanggal terbaru kepada keluarga.
Di tengah situasi tersebut, anggota parlemen Malaysia dari Muar (pemuda), Syed Saddiq Syed Abdul Rahman, mendesak pemerintahnya menggalang tekanan diplomatik dan finansial terhadap Indonesia terkait krisis kabut asap lintas batas. Ia mengusulkan agar negara-negara ASEAN menyampaikan protes secara bersama-sama.
Sementara itu, Singapura menyatakan tetap membuka opsi tindakan hukum terhadap perusahaan yang bertanggung jawab atas kebakaran pemicu kabut asap. Pemerintah setempat sedang mengumpulkan data untuk menilai kemungkinan penggunaan undang-undang pencemaran lintas batas.
