Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Korsel Resmikan Pusat AI Militer, Siapkan Robot untuk Misi Berbahaya
Ilustrasi Bendera Korea Selatan (magnific.com/pranavkr)
  • Kementerian Pertahanan Korea Selatan meresmikan pangkalan transformasi AI militer pertama di Pangyo pada 12 Oktober 2026 untuk mempercepat otomatisasi dan kesiapan pertahanan.
  • Pusat yang dikelola bersama Universitas Ajou ini melatih serta menguji robot humanoid dan berkaki banyak melalui data fisik buatan, simulasi digital, dan zona keamanan data.
  • Robot disiapkan untuk pembersihan ranjau, penjinakan bahan peledak, dan logistik di jalur berbahaya, guna mengurangi risiko prajurit serta menjaga kesiapan tempur saat personel berkurang.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, IDN Times - Kementerian Pertahanan Korea Selatan resmi meluncurkan pangkalan transformasi kecerdasan buatan (AI) militer pertamanya pada Senin (12/10/2026). Fasilitas ini didirikan untuk mengembangkan sistem robotika otonom guna memperkuat kesiapan pertahanan nasional.

Inisiatif teknologi tersebut dirancang untuk memadukan inovasi digital ke dalam doktrin pertahanan militer. Langkah ini diambil untuk mempercepat otomatisasi berbagai tugas di medan tempur modern.

1. Pembangunan pusat riset kecerdasan buatan militer di Pangyo

Ilustrasi Seoul, Korea Selatan. (magazine.seoulselection.com)

Pusat riset ini berlokasi di kawasan teknologi Pangyo, sebelah selatan Seoul, dan bekerja sama dengan Universitas Ajou sebagai mitra pengelola. Peresmian fasilitas ini dihadiri sekitar 150 pemangku kepentingan, termasuk perwakilan kementerian sains dan kementerian perindustrian, guna menghubungkan riset sektor swasta dengan kebutuhan militer.

"Pangkalan transformasi AI pertahanan merupakan wadah untuk mempertemukan pengalaman militer dengan teknologi industri, kampus, dan lembaga riset," kata Menteri Pertahanan Korsel, Kang Shin-chul, dilansir Korea JoongAng Daily.

Fasilitas di Pangyo ini menjadi yang pertama dari rencana lima pusat kecerdasan buatan militer di Korea Selatan. Pangkalan berikutnya akan dibangun di pos komando Kepala Staf Gabungan di Yongsan dan pangkalan angkatan laut di Busan untuk mengembangkan taktik tempur masa depan.

2. Pelatihan dan pengujian robot militer berbasis kecerdasan buatan

Seoul Robot and AI Museum, Korea Selatan (google.com/maps/신영수)

Pusat ini melatih robot berwujud manusia dan robot berkaki banyak menggunakan algoritma canggih serta data fisik buatan. Data tersebut memungkinkan robot bergerak lincah meniru gerakan prajurit di medan yang berat, sekaligus menguji keandalan sistem sebelum diterjunkan ke tugas sebenarnya.

"Keberhasilan transformasi AI pertahanan ditentukan ketika teknologi benar-benar diterapkan di lapangan, bukan sekadar di laboratorium," ujar Rektor Universitas Ajou, Choi Ki-joo.

Laboratorium terbuka ini dilengkapi zona keamanan data untuk menjamin kerahasiaan informasi taktis militer. Selain itu, sistem simulasi digital canggih disiapkan untuk menguji perangkat lunak robotik sebelum dipasang langsung pada peralatan tempur fisik.

3. Pemanfaatan robot militer untuk misi berisiko tinggi

Potret detail pakaian dengan motif bendera nasional Korea Selatan. (pexels.com/준섭 윤)

Robot-robot tersebut disiapkan untuk menjalankan tugas berisiko tinggi, seperti membersihkan ranjau darat, menjinakkan bahan peledak, serta mengangkut logistik di jalur pertempuran yang berbahaya. Pengalihan tugas berat ini bertujuan untuk melindungi keselamatan prajurit dari risiko cedera maupun kematian.

"Pusat ini didirikan untuk mengurangi bahaya dan beban kerja prajurit secara bertahap melalui pemanfaatan data serta robotika," kata Direktur Pangkalan, Profesor Noh Byung-hee.

Penggunaan robot pintar ini juga menjadi langkah strategis untuk menjaga kesiapan tempur di tengah berkurangnya jumlah personel militer. Dengan teknologi ini, prajurit dapat lebih berfokus pada pengambilan keputusan taktis dari jarak aman.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Curated For You

Editorial Team

Related Article