Jakarta, IDN Times - Kunjungan Presiden China Xi Jinping ke Pyongyang untuk bertemu pemimpin Korea Utara Kim Jong Un menjadi perhatian besar di kawasan Asia Timur. Bukan karena kedua pemimpin itu kembali bertemu, melainkan karena Xi memutuskan datang langsung ke Korea Utara.
Pertemuan Xi dan Kim sebenarnya bukan hal baru. Keduanya terakhir bertemu di Beijing setahun lalu dalam rangka peringatan 80 tahun berakhirnya Perang Dunia II di Asia.
Namun, keputusan Xi untuk melakukan perjalanan ke Pyongyang dinilai memiliki makna tersendiri. Dalam beberapa tahun terakhir, pemimpin China itu cenderung mengurangi frekuensi kunjungan luar negeri dan lebih sering menerima kunjungan pemimpin dunia di Beijing.
Kunjungan ke Korea Utara ini menjadi yang pertama dilakukan Xi sejak 2019, sekaligus menandai salah satu perjalanan diplomatik paling penting yang dilakukannya dalam beberapa tahun terakhir.