Jakarta, IDN Times - Pemerintah Lebanon menegaskan tidak ingin mencari masalah dengan Hizbullah meski mereka kerap mengganggu gencatan senjata yang sudah disepakati dengan Israel. Pernyataan tersebut disampaikan oleh Perdana Menteri Lebanon, Nawaf Salam, pada Selasa (21/4/2026).
Salam mengatakan, pihaknya justru ingin mencari damai dengan Hizbullah agar konflik tidak semakin runyam. Kendati begitu, Salam meminta Hizbullah untuk bersikap kooperatif dengan tidak menyerang Israel di tengah gencatan senjata yang sedang berlangsung.
Selain itu, Salam juga meminta Hizbullah untuk tidak mengganggu proses negosiasi perdamaian tahap kedua antara Lebanon dan Israel. Ini bertujuan agar proses negosiasi berjalan lancar sehingga bisa menghasilkan kesepakatan perdamaian jangka panjang.
