Jakarta, IDN Times - Seorang fotografer kantor berita Agence France-Presse (AFP) menjadi korban penganiayaan oleh sekelompok pemukim Israel di wilayah Tepi Barat pada Selasa (6/10/2026). Peristiwa penyerangan fisik tersebut berlangsung saat pewarta foto itu tengah menjalankan tugas peliputan di kawasan perkebunan warga.
Aksi kekerasan terhadap pekerja media ini langsung memicu keprihatinan mendalam dan sorotan luas dari berbagai organisasi pers internasional. Komunitas jurnalis mendesak aparat berwenang segera menggelar investigasi menyeluruh guna meminta pertanggungjawaban hukum dari para pelaku.
