Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Malaysia Perpanjang Misi Pencarian Pesawat MH370 hingga 2027
Bendera Malaysia (unsplash.com/Deva Darshan)
  • Pemerintah Malaysia memperpanjang misi pencarian MH370 selama 12 bulan mulai Juli 2026, bekerja sama kembali dengan Ocean Infinity menggunakan skema 'tanpa temuan, tanpa bayaran'.
  • Ocean Infinity akan memetakan sisa area laut seluas 7.428,54 km² di Samudra Hindia, dengan jadwal pencarian yang disesuaikan karena kontrak komersial lain.
  • Perpanjangan ini menjadi langkah pemerintah untuk memenuhi tuntutan keluarga korban MH370 agar penyelidikan terus berlanjut hingga penyebab hilangnya pesawat terungkap.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Pemerintah Malaysia resmi memperpanjang misi pencarian pesawat Malaysia Airlines MH370 yang hilang sejak 2014. Keputusan ini diambil setelah kabinet menyetujui usulan dari pihak swasta pada Senin (29/6/2026).

Misi penyelidikan ini kembali melibatkan Ocean Infinity, perusahaan robotika kelautan asal Inggris. Langkah tersebut menjadi bukti komitmen jangka panjang pemerintah untuk melanjutkan pencarian di dasar Samudra Hindia.

1. Kontrak 12 bulan dengan skema "tanpa temuan, tanpa bayaran"

Kabinet Malaysia menyetujui perpanjangan kontrak kerja sama dengan Ocean Infinity selama 12 bulan. Misi pencarian terbaru ini akan berjalan mulai 1 Juli 2026 hingga 30 Juni 2027.

Aturan utama dalam kesepakatan baru ini tidak berubah dari sebelumnya. Pemerintah tetap menerapkan skema pembayaran bersyarat agar tidak membebani anggaran negara jika pencarian gagal. Malaysia baru akan membayar kompensasi sebesar 70 juta dolar AS (Rp1,25 triliun) jika puing utama pesawat berhasil ditemukan. Strategi keuangan yang ketat ini diterapkan untuk menjaga efisiensi uang rakyat.

"Perpanjangan kontrak ini tetap memakai syarat lama, termasuk penerapan prinsip 'jika tidak ada temuan, maka tidak ada bayaran'," ujar Menteri Pengangkutan Malaysia, Anthony Loke Siew Fook, dikutip dari Xinhua.

2. Fokus menuntaskan pemetaan sisa area di Samudra Hindia

Tambahan waktu ini diberikan agar tim bisa fokus memeriksa sisa area prioritas yang belum tersisir. Ocean Infinity bertanggung jawab memetakan wilayah laut dalam seluas 7.428,54 kilometer persegi. Sisa wilayah tersebut merupakan bagian dari zona pencarian seluas 15 ribu kilometer persegi yang disepakati tahun lalu. Namun, jadwal penyisiran harus diatur ulang karena Ocean Infinity memiliki kontrak komersial lain.

Seluruh kapal utama dan peralatan pelacak bawah laut akan dipindahkan sementara ke lokasi lain mulai November 2026 hingga April 2027. Setelah jeda tersebut, tim teknis akan kembali fokus penuh ke Samudra Hindia.

"Perpanjangan waktu ini bertujuan agar perusahaan bisa menyelesaikan seluruh sisa area pencarian yang belum diperiksa," kata Anthony Loke, dikutip dari Changing Times.

3. Upaya pemerintah memberikan kepastian untuk keluarga korban

Pesawat Boeing 777 yang membawa 239 orang itu hilang misterius saat terbang dari Kuala Lumpur menuju Beijing pada Maret 2014. Hingga hari ini, kotak hitam dan badan utama pesawat belum juga ditemukan.

Keputusan memperpanjang pencarian ini merupakan jawaban atas tuntutan keluarga korban. Pihak keluarga terus mendesak pemerintah agar penyelidikan tidak dihentikan sebelum penyebab kecelakaan terungkap.

Menemukan badan pesawat menjadi satu-satunya cara untuk memberikan jawaban yang pasti bagi publik dan keluarga yang berduka.

"Keputusan ini adalah bukti nyata bahwa pemerintah berkomitmen penuh untuk memberikan kepastian kepada keluarga penumpang MH370," tegas Anthony Loke.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team

Related Article