Pada November 1917 silam, setahun sebelum Perang Dunia I usai, Menteri Luar Negeri Inggris, Arthur James Balfour mengirimkan sebuah surat kepada salah satu keturunan Yahudi terkemuka di Inggris, Baron Lionel Walter.
Surat yang kemudian diteruskan kepada Federasi Zionis di Inggris dan Irlandia itu berisikan pernyataan resmi Pemerintah Inggris yang mendukung berdirinya “tanah air” orang-orang Yahudi di Palestina. Surat itu lantas lebih dikenal sebagai Deklarasi Balfour yang kemudian menjadi tonggak berdirinya negara Israel dan mengakibatkan konflik Israel-Palestina berkepanjangan.
Itulah segelintir sejarah singkat tentang awal mula pendudukan Zionis Israel di tanah Palestina seperti yang diwartakan oleh The Washington Post.
