Jakarta, IDN Times - Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, dan para penasihatnya dikabarkan sedang mempertimbangkan serangan baru ke Iran. Kabar tersebut dilaporkan oleh Wall Street Journal (WSJ) berdasarkan info dari sumber internal Pemerintah AS pada Minggu (12/4/2026).
Menurut laporan WSJ, AS berencana melakukan serangan baru ke Iran karena proses negosiasi perdamaian berjalan alot. Sebab, negosiasi perdamaian kedua negara yang dihelat di Islamabad, Pakistan, berakhir nihil tanpa kesepakatan damai. Padahal, Trump sangat berharap negosiasi tersebut berhasil.
