Jakarta, IDN Times - Pihak berwenang Nepal tengah berupaya mengumpulkan sampel DNA dari keluarga para pekerja pembangkit listrik tenaga air (PLTA) yang hilang. Langkah ini dilakukan untuk membantu proses identifikasi jika ditemukan jenazah.
Dilansir CNN, Otoritas Listrik Nepal, lembaga yang mengawasi jaringan listrik nasional dan sejumlah pembangkit listrik di negara tersebut, baru-baru ini mengeluarkan pemberitahuan yang meminta keluarga terdekat para pekerja yang hilang untuk memberikan sampel DNA kepada polisi.
Badan usaha milik negara tersebut mengatakan bahwa operasi pencarian dan penyelamatan masih berlangsung di proyek PLTA Trishuli 3A. Mereka juga merilis data 147 pekerja yang dinyatakan hilang dan belum dapat dihubungi sejak terjadinya banjir.
