Jakarta, IDN Times - Pakistan kembali melancarkan serangan udara ke Afghanistan, dengan mengklaim menargetkan kamp dan tempat persembunyian kelompok bersenjata. Sekitar 22 teroris dilaporkan tewas dalam serangan tersebut.
Namun, pemerintah Afghanistan menyampaikan pernyataan berbeda. Pihaknya mengatakan bahwa serangan pada Kamis (1/10/2026) tersebut menghantam rumah-rumah warga di provinsi Kunar dan Helmand, menewaskan sedikitnya sembilan warga sipil, termasuk perempuan dan anak-anak, dan melukai 11 lainnya.
"Kami mengecam tindakan tersebut dan menganggapnya sebagai agresi serta kejahatan yang melanggar semua prinsip yang berlaku umum," tulis juru bicara utama Taliban, Zabihullah Mujahid, di akun X.
