Jakarta, IDN Times - Seluruh personel militer Amerika Serikat (AS) bersiap menyelesaikan misi pertahanan mereka di Irak. Pasukan asing tersebut diberi tenggat waktu hingga Rabu (30/9/2026) untuk mengosongkan pangkalan terakhir di negara tersebut.
Pemulangan ini secara resmi menandai berakhirnya operasi militer AS yang telah berlangsung selama lebih dari dua dekade. Keputusan strategis tersebut diyakini akan membuka babak baru dalam peta politik dan sistem keamanan di kawasan Timur Tengah.
