Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Paus Leo XIV Kembali ke Vatikan Usai Operasi Kanker Paru

4 min read
Paus Leo XIV Kembali ke Vatikan Usai Operasi Kanker Paru
Paus Leo XIV. (Edgar Beltrán, The Pillar, CC BY-SA 4.0 <https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0>, via Wikimedia Commons)
  • Paus Leo XIV kembali ke Vatikan pada 17 Oktober 2026 setelah empat hari dirawat pascaoperasi kanker paru, lebih cepat dari perkiraan awal sepekan.
  • Operasi pengangkatan bagian bawah paru kanan berlangsung 90 menit tanpa komplikasi; pemeriksaan mengonfirmasi adenokarsinoma, sementara tes lanjutan menilai kemungkinan penyebaran ke kelenjar getah bening.
  • Meski agenda resmi dibatalkan hingga 20 Oktober, Paus tetap bekerja dari rumah sakit; persiapan kunjungan ke Uruguay, Argentina, dan Peru pada November tetap berjalan.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, IDN Times - Pemimpin Gereja Katolik Dunia, Paus Leo XIV, kembali ke Vatikan pada Sabtu (17/10/2026) sore setelah empat hari menjalani perawatan pascaoperasi kanker paru di Rumah Sakit (RS) Gemelli, Roma. Kepulangan Paus berusia 71 tahun ini berlangsung lebih cepat dari perkiraan awal Vatikan yang memprediksi masa rawat inap selama sepekan.

Tim dokter mengizinkan Paus pulang setelah hasil tes darah dan rontgen dada pada Sabtu pagi menunjukkan pemulihan yang stabil. Sebelum meninggalkan rumah sakit, ia sempat memimpin misa di kapel lantai 10 dan berpamitan dengan jajaran staf medis. Paus dijadwalkan tampil di hadapan publik untuk memimpin doa mingguan Angelus dari jendela Istana Apostolik pada Minggu siang.

  1. 1. Paus berjalan tanpa alat bantu dan menyapa warga di luar rumah sakit

    Paus Leo XIV
    Paus Leo XIV (U.S. Department of State, Public domain, via Wikimedia Commons)

    Paus Leo XIV dilaporkan berjalan keluar dari gedung RS Gemelli menuju mobilnya tanpa menggunakan alat bantu. Di luar rumah sakit, ia menyempatkan diri menyapa warga yang menunggu serta menerima hadiah berupa boneka figur dirinya yang sedang tersenyum.

    Ia juga berbincang sejenak dengan keluarga asal Ukraina yang didampingi Kepala Seksi Ukraina Radio Vatikan, Pastor Taras Kotsur. Salah satu anggota keluarga tersebut adalah Varvara, remaja perempuan berusia 13 tahun yang sedang menjalani pengobatan kanker di Italia.

    Sebelum masuk ke mobil, Paus mengucapkan terima kasih kepada dokter bedahnya, Profesor Stefano Margaritora, serta Rektor Universitas Katolik Hati Kudus, Profesor Elena Beccalli. Ia tampak tersenyum lebar dan melambaikan tangan dari jendela mobil hitam yang membawanya kembali ke Vatikan. Setibanya di Vatikan, Paus kembali melambaikan tangan kepada kerumunan warga sebelum masuk ke kediamannya.

  2. 2. Paus Leo XIV didiagnosis menderita adenokarsinoma

    Paus Leo XIV
    Paus Leo XIV (Fotografía oficial de la Presidencia de Colombia, Public domain, via Wikimedia Commons)

    Paus kelahiran Chicago, Amerika Serikat (AS), ini masuk ke RS Gemelli pada Selasa (13/10/2026) untuk menjalani operasi pengangkatan bagian bawah paru-paru kanannya. Prosedur pembedahan berlangsung selama 90 menit di dalam ruang operasi dan dinyatakan berhasil tanpa komplikasi.

    Berdasarkan pemeriksaan medis pada benjolan yang diangkat, Paus didiagnosis menderita adenokarsinoma, salah satu jenis kanker paru non-sel kecil. Jenis kanker ini mencakup sekitar 80 persen dari seluruh kasus kanker paru di dunia. Penyakit ini dapat menyerang perokok maupun bukan perokok, dan Paus Leo sendiri dikenal tidak memiliki riwayat merokok serta gemar bermain tenis.

    Benjolan awal di paru-paru Paus terdeteksi saat ia menjalani pemeriksaan kesehatan rutin. Ia mengumumkan sendiri rencana operasinya kepada umat saat memimpin doa di Lapangan Santo Petrus pada pekan lalu. Tim medis yang terdiri dari dokter pribadinya, Luigi Carbone, dan Stefano Margaritora masih menunggu hasil tes lanjutan untuk memastikan ada tidaknya penyebaran sel kanker ke kelenjar getah bening.

    "Berdasarkan hasil tes darah dan rontgen dada pagi ini, serta evaluasi kondisi klinisnya, Bapa Suci dinyatakan layak untuk keluar dari rumah sakit," kata Carbone dan Margaritora dalam pernyataan resmi, dilansir ABC News.

  3. 3. Tetap aktif bekerja di rumah sakit dan bersiap ke Amerika Latin

    Paus Leo XIV
    Paus Leo XIV. (Ricardo Perna / AIIC, Public domain, via Wikimedia Commons)

    Meski seluruh agenda resminya dibatalkan hingga 20 Oktober mendatang, Paus sudah kembali bekerja dari kamar rumah sakit sejak Kamis. Pada Jumat, ia menghubungi Presiden Rusia Vladimir Putin melalui sambungan telepon untuk mendesak gencatan senjata kemanusiaan di Kota Oleshky, Ukraina, agar warga bisa dievakuasi serta mendapat pasokan makanan dan obat-obatan.

    Diagnosis kanker pada Paus yang baru terpilih pada Mei 2025 ini sempat memicu pertanyaan mengenai kelanjutan jadwal padatnya. Sekretaris Negara Vatikan, Kardinal Pietro Parolin, menyebutkan bahwa Paus mungkin perlu menyesuaikan ritme kegiatannya ke depan sesuai kondisi kesehatannya.

    Namun, pihak Vatikan memastikan persiapan kunjungan apostolik ke Uruguay, Argentina, dan Peru pada 6 hingga 17 November mendatang tetap berjalan dan telah merilis daftar jurnalis peliput. Menurut tim bedah, Paus Leo diperkirakan pulih sepenuhnya dari luka operasi dalam waktu sekitar 10 hari ke depan.

    "Bapa Suci telah mencurahkan sepenuh hati dan jiwanya untuk pemulihan ini. Mengenai perjalanan jauh dengan pesawat dalam waktu sekitar tiga pekan, tidak ada alasan klinis yang menghalangi agenda tersebut," ujar Margaritora, dilansir The Guardian.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editorial Team

Di Balik Produksi Operasi Pesta Copet

Related Articles

See More