Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Paus Leo Didiagnosis Adenokarsinoma Paru, Jenis Kanker Paru

3 min read
Paus Leo Didiagnosis Adenokarsinoma Paru, Jenis Kanker Paru
Paus Leo XIV saat hendak menjalani operasi paru-paru (AFP/Tiziana Fabi)
  • Pemeriksaan jaringan saat operasi pada 13 Oktober mengonfirmasi Paus Leo XIV mengalami adenokarsinoma paru. Tim medis mengangkat lobus bawah paru kanannya.

  • Adenokarsinoma adalah salah satu jenis kanker paru non-sel kecil. Nodul paru sendiri tidak selalu berarti kanker; banyak nodul bersifat jinak.

  • Rilis Vatikan belum menyebutkan stadium, ukuran tumor, atau apakah kanker menyebar. Karena itu, diagnosis saja belum cukup untuk menyimpulkan prognosis maupun perawatan lanjutan.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Kabar tentang nodul di paru Paus Leo XIV mendapat penjelasan setelah ia menjalani operasi pada Selasa, (13/10). Pemeriksaan jaringan saat operasi mengonfirmasi bahwa nodul tersebut adalah adenokarsinoma paru.

Tim bedah mengangkat lobus bawah paru kanannya melalui teknik berbantuan video. Menurut pernyataan medis Vatikan, operasi berlangsung sekitar 90 menit tanpa komplikasi. Paus Leo sadar kembali seperti biasa dan dibawa ke ruang perawatan.

Sebelum operasi, Paus Leo mengatakan bahwa dokter menemukan nodul yang terlokalisasi dan terdeteksi sangat dini. Namun, istilah nodul paru sendiri hanya menggambarkan area kecil yang terlihat pada pemeriksaan pencitraan. Nodul bisa jinak ataupun ganas, dan banyak nodul paru bukan kanker. Pada kasus ini, pemeriksaan jaringanlah yang memastikan jenis selnya.

  1. Apa itu adenokarsinoma paru?

    Adenokarsinoma merupakan salah satu jenis kanker paru non-sel kecil. Kanker ini bermula dari sel yang melapisi alveoli, kantong udara kecil di paru, dan menghasilkan lendir.

    Jenis ini juga dapat ditemukan pada orang yang tidak pernah merokok, meski merokok tetap menjadi faktor risiko utama kanker paru.

    Kanker paru bisa tidak menimbulkan gejala pada tahap awal. Jika muncul, gejalanya dapat berupa batuk yang tak kunjung hilang atau memburuk, sesak napas, nyeri dada, batuk berdarah, kelelahan, atau penurunan berat badan tanpa sebab yang jelas. Gejala-gejala ini juga bisa disebabkan oleh kondisi lain, sehingga pemeriksaan medis diperlukan untuk mencari penyebabnya.

  2. Stadium kanker belum bisa disimpulkan dari operasi

    Ilustrasi paru-paru.
    ilustrasi paru-paru (IDN Times/NRF)

    Pernyataan medis Vatikan mengonfirmasi jenis kanker dan bagian paru yang diangkat, tetapi tidak mencantumkan ukuran tumor, kondisi kelenjar getah bening, penyebaran ke bagian tubuh lain, atau stadium final.

    Dalam kanker paru, stadium ditentukan dari ukuran dan lokasi tumor serta apakah sel kanker telah menyebar. Pemeriksaan jaringan dan pencitraan membantu dokter menyusun informasi tersebut dan menentukan langkah perawatan berikutnya.

    Karena itu, operasi pengangkatan satu lobus paru saja belum cukup untuk menyimpulkan apakah kanker telah sepenuhnya terangkat atau apakah pasien memerlukan perawatan lanjutan. Penanganan kanker paru berbeda-beda, bergantung pada stadium, karakteristik tumor, dan kondisi kesehatan pasien. Rincian medis berikutnya perlu menunggu keterangan resmi.

    Referensi

    Holy See Press Office, “Holy See Press Office Press Release,” diakses 14 Oktober 2026.

    Vatican News, “Pope Leo to Undergo Surgery to Remove Nodule in His Lung,” diakses 14 Oktober 2026.

    American Lung Association, “Lung Nodules (Pulmonary Nodules),” diakses 14 Oktober 2026.

    Centers for Disease Control and Prevention, “Lung Cancer Basics,” diakses 14 Oktober 2026.

    National Cancer Institute, “Non-Small Cell Lung Cancer Treatment (PDQ®)—Health Professional Version,” diakses 14 Oktober 2026.

    Centers for Disease Control and Prevention, “Symptoms of Lung Cancer,” diakses 14 Oktober 2026.

    National Cancer Institute, “Non-Small Cell Lung Cancer Treatment (PDQ®)—Patient Version,” diakses 14 Oktober 2026.

Share Article
Editorial Team

Di Balik Produksi Operasi Pesta Copet

Related Articles

See More