Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Viral, Pemukim Israel Berulah Lagi, Rusak Kebun Warga Palestina
Pemukim Israel yang ditemani tentara sedang mengintimidasi petani Palestina di Hebron Selatan, Tepi Barat. (commons.wikimedia.org/Basel al-’Adrah)
  • Pemukim Israel merusak kebun warga Palestina di Desa Sinjil, Tepi Barat, dengan membiarkan kambing mereka memakan tanaman pertanian milik warga pada Sabtu, 20 Juni 2026.
  • Tindakan perusakan ini disebut sebagai bagian dari upaya pemukim Israel untuk mengusir warga Palestina dari Tepi Barat, disertai kekerasan fisik dan pencurian hasil pertanian.
  • PBB mengecam aksi brutal tersebut dan mengancam memasukkan pemukim Israel ke daftar hitam global karena pelanggaran berat terhadap anak-anak serta penggunaan senjata di wilayah padat penduduk.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Pemukim Israel kembali berbuat ulah ke warga Palestina. Kali ini, mereka dikabarkan merusak tanaman-tanaman yang ada di kebun warga Palestina di Desa Sinjil, Tepi Barat. Peristiwa itu terjadi pada Sabtu (20/6/2026).

Dalam sebuah video yang beredar di internet, terlihat sejumlah pemukim Israel membawa hewan ternak yang terdiri dari beberapa kambing ke kebun warga Palestina di Sinjil. Mereka kemudian membiarkan kambing-kambing itu memakan semua tanaman pertanian yang sudah ditanam warga Palestina di sana. 

1. Pemukim Israel ingin mengusir warga Palestina dari Tepi Barat

potret wilayah Tepi Barat, Palestina (flickr.com/Travel 2 Palestine via commons.wikimedia.org/Travel 2 Palestine)

Dilansir Times of Israel, tindakan tadi merupakan salah satu cara Israel untuk mengusir warga Palestina dari Tepi Barat. Sebab, para pemukim Israel berasumsi bahwa wilayah itu sudah menjadi milik mereka sehingga semua warga Palestina wajib angkat kaki. 

Selain melakukan perusakan kebun, pemukim Israel juga punya cara yang lebih kejam untuk mengusir warga Palestina dari Tepi Barat. Beberapa di antaranya, seperti mencuri hewan ternak, mencuri hasil pertanian, melakukan kekerasan fisik, hingga menghancurkan rumah warga Palestina yang ada di Tepi Barat.

2. Pemukim Israel sedang gencar menyerang warga Palestina di Tepi Barat

potret warga Palestina (pexels.com/Musa Alzanoun)

Menurut laporan pasukan pertahanan Palestina, para pemukim Israel belakangan ini juga sedang gencar menyerang warga Palestina di Tepi Barat. Langkah ini dilakukan untuk mengusir semua warga Palestina dari wilayah tersebut. Namun, hingga saat ini, tidak ada laporan korban luka maupun korban jiwa imbas serangan Israel di Tepi Barat.

Hingga saat ini, sudah ada ribuan warga Palestina di Tepi Barat yang mengungsi mencari tempat aman karena terus diserang pemukim Israel. Mereka terpaksa meninggalkan kediamannya di Tepi Barat karena tidak bisa berkutik saat diserang pemukim Israel. Biasanya mereka mengungsi di Gaza. Namun, pengungsian di Gaza kini juga sudah penuh sehingga warga Palestina di Tepi Barat yang mengungsi di sana harus membuat tenda-tenda sendiri untuk tempat tinggal mereka.  

3. Pemukim Israel diancam PBB masuk daftar hitam global

potret Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) (pexels.com/Hugo Magalhaes)

Kelakuan bengis pemukim Israel terhadap warga Palestina ini sebetulnya sudah menuai kecaman dari banyak negara, termasuk dari Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). Bahkan, pada 17 Juni lalu, PBB juga mengancam akan memasukkan pemukim Israel ke daftar hitam global. Hal ini karena mereka kerap melakukan serangan yang menewaskan anak-anak kecil di Palestina. 

"Saya sangat prihatin dengan besarnya pelanggaran berat terhadap anak-anak di Palestina yang diduduki dan Israel, terutama dengan penggunaan senjata peledak secara luas di daerah padat penduduk. Saya sangat prihatin dengan peningkatan serangan yang dilakukan pemukim Israel yang mengakibatkan pelanggaran berat terhadap anak-anak di Palestina," kata Sekretaris Jenderal PBB, Antonio Guterres, seperti dilansir Jerusalem Post.  

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team

Related Article