Jakarta, IDN Times - Pengepungan ketat dan serangan militer yang berkepanjangan oleh Israel di Jalur Gaza telah memicu krisis kesehatan skala besar bagi penderita kanker, khususnya kanker payudara. Sejumlah fasilitas medis vital hancur total sementara pasokan obat-obatan dan alat pemindai canggih menipis drastis.
Kondisi darurat ini merenggut nyawa para pasien akibat keterlambatan penanganan medis serta pemblokiran izin evakuasi berobat ke luar negeri. Ribuan perempuan penderita kanker payudara kini harus berjuang bertahan hidup di tengah kelangkaan obat penunjang harian dan rusaknya infrastruktur kesehatan di wilayah tersebut.
