Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Pesawat Militer Nigeria Jatuh di Rawa, Operasi Penyelamatan Digelar
ilustrasi kecelakaan pesawat (pexels.com/Ivan Prymuhin)
  • Pesawat militer ATR-42 Angkatan Udara Nigeria jatuh di rawa Igbokoda, Ondo, saat terbang rutin dari Benin ke Lagos, membawa 25 penumpang dan tujuh awak.
  • Pesawat NGR 931 kehilangan kontak dengan pengendali lalu lintas udara pukul 09.13 waktu setempat; upaya komunikasi radio tidak mendapat respons.
  • Bangkai ditemukan dekat pangkalan angkatan laut di Ilaje. Operasi penyelamatan terkendala lumpur dan medan rawa, sementara jumlah korban serta penyebab kecelakaan belum diumumkan.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, IDN Times – Pesawat militer ATR-42 milik Angkatan Udara Nigeria (NAF) mengalami kecelakaan di kawasan rawa Igbokoda, Negara Bagian Ondo, saat menjalani penerbangan rutin dari Benin menuju Lagos pada Senin (5/10/2026). Pesawat dengan nomor ekor NGR 931 itu mengangkut 25 penumpang dan tujuh awak ketika kehilangan kontak dengan pengendali lalu lintas udara pada pukul 09.13 waktu setempat.

Menurut laporan Al Jazeera, petugas lalu lintas udara sempat berupaya menghubungi kembali pesawat melalui radio, tetapi tak mendapat respons setelah sinyal terputus. Pemerintah Nigeria kemudian mengerahkan operasi pencarian dan penyelamatan berskala besar untuk menangani insiden tersebut.

1. Tim penyelamat menemukan bangkai pesawat di Rawa

ilustrasi bangkai pesawat (pexels.com/Courtney Sargent)

Melansir Times Now, lokasi bangkai pesawat ditemukan di dekat pangkalan angkatan laut di Wilayah Pemerintah Daerah Ilaje. Area tersebut berada di kawasan rawa yang sulit dijangkau dan berdekatan dengan aliran sungai.

Tim penyelamat telah dikirim ke lokasi untuk memeriksa situasi sekaligus menentukan langkah evakuasi. Tebalnya lumpur dan kondisi medan berawa menjadi kendala bagi petugas dalam menjalankan operasi penyelamatan.

2. Kementerian penerbangan Nigeria menjelaskan batas wewenang

ilustrasi bendera Nigeria (unsplash.com/Abdulsamad Rabo)

Menteri Penerbangan Nigeria, Festus Keyamo, menyampaikan bahwa kementeriannya bersama Otoritas Penerbangan Sipil Nigeria tak memiliki kewenangan untuk mengatur maupun mengendalikan operasional pesawat militer. Penjelasan tersebut disampaikan setelah Keyamo berkoordinasi langsung dengan Kepala Staf Angkatan Udara, Marsekal Udara Sunday Kelvin Aneke.

Pengawasan dan regulasi pesawat militer berada di luar kewenangan otoritas penerbangan sipil. Meski demikian, kementerian menyatakan tetap memberikan dukungan penuh untuk menangani dampak kecelakaan tersebut.

3. Keyamo memastikan dukungan untuk operasi evakuasi

ilustrasi evakuasi (unsplash.com/Adrian Raudaschl)

Keyamo menyatakan kementeriannya berkomitmen membantu seluruh proses evakuasi yang berlangsung di lokasi kecelakaan. Ia juga menyampaikan perkembangan penanganan insiden tersebut.

“Bangkai pesawat telah ditemukan dan operasi pencarian dan penyelamatan sedang berlangsung,” kata Keyamo, dikutip Al Jazeera.

Otoritas terkait belum mengumumkan secara resmi jumlah korban jiwa maupun tingkat kerusakan pesawat. Penyebab kecelakaan akan diselidiki setelah proses penyelamatan rampung, sementara masyarakat diimbau tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Curated For You

Editorial Team

Related Article