Jakarta, IDN Times - Polandia terjunkan polisi antihuru hara untuk mengamankan gedung Mahkamah Konstitusi (MK) pada Jumat (30/10/2026). Keputusan ini setelah kekacauan di MK imbas dugaan rencana sekelompok hakim yang didukung pemerintah saat ini mengontrol institusi tersebut.
Kekacauan di MK Polandia ini disebabkan penangguhan Ketua MK, Bogdan Swieczkowski selama sebulan. Alhasil, ribuan simpatisan partai oposisi sayap kanan, Partai Hukum dan Keadilan (PiS) langsung bergerak menggeruduk gedung MK di Warsawa.
