Jakarta, IDN Times - Hubungan diplomatik antara Korea Selatan dan Israel memanas pada Sabtu (11/4/2026). Ketegangan ini dipicu oleh kritik terbuka Presiden Korea Selatan, Lee Jae-myung, terhadap kondisi hak asasi manusia (HAM) di wilayah konflik, menyusul beredarnya video dugaan kekerasan oleh militer Israel terhadap warga sipil.
Menanggapi hal tersebut, Kementerian Luar Negeri Israel merespons keras dengan menuduh Korea Selatan menyebarkan disinformasi dan tidak memverifikasi fakta di lapangan. Peristiwa ini menandai pergeseran signifikan arah kebijakan luar negeri Korea Selatan di bawah kepemimpinan Presiden Lee, yang kini tampak lebih vokal menyoroti isu kemanusiaan global meski berisiko memengaruhi hubungan dengan negara mitra.
