Jakarta, IDN Times - Aksi mogok total yang terjadi di wilayah Kashmir, Pakistan, pada Jumat (19/6/2026), membuat kegiatan masyarakat dan ekonomi di sejumlah daerah terhenti. Demonstrasi ini merupakan bagian dari gelombang penolakan terhadap kebijakan jatah kursi parlemen menjelang pemilihan umum legislatif daerah.
Bentrokan antara pengunjuk rasa dan petugas keamanan selama hampir dua minggu terakhir menyebabkan sedikitnya 24 orang meninggal dunia dan ratusan orang ditangkap. Situasi ini menarik perhatian berbagai pihak karena dianggap memengaruhi kestabilan politik dan kondisi kemanusiaan di wilayah tersebut.