Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Putin Ungkap Energi Hingga Farmasi Jadi Fokus Kerja Sama RI-Rusia
Presiden Prabowo bertemu dengan Presiden Rusia, Vladimir Putin di Istana Kremlin, Moskow (Youtube.com/Sekretariat Presiden)
  • Putin menegaskan pentingnya penguatan kerja sama ekonomi Rusia-Indonesia, dengan perdagangan meningkat 12,5 persen dan komisi bersama tetap aktif menjaga stabilitas hubungan bilateral.
  • Sektor energi, antariksa, pertanian, industri, dan farmasi menjadi fokus utama kolaborasi baru, disertai dorongan pengembangan kerja sama di bidang pendidikan serta kebudayaan.
  • Keanggotaan Indonesia di BRICS dan potensi kerja sama dalam Uni Ekonomi Eurasia dinilai membuka peluang baru untuk memperluas hubungan ekonomi dan koordinasi internasional kedua negara.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
tahun lalu

Putin menyebut nilai perdagangan bilateral Rusia dan Indonesia meningkat sebesar 12,5 persen dibanding tahun sebelumnya.

awal tahun ini

Putin mengatakan terjadi penyesuaian dalam perdagangan, namun Komisi Bersama Rusia-Indonesia tetap bekerja aktif menjaga kerja sama ekonomi.

13 April 2026

Presiden Rusia Vladimir Putin menerima kunjungan Presiden Indonesia Prabowo Subianto di Moskow dan menekankan penguatan kerja sama ekonomi, termasuk sektor energi, antariksa, pertanian, industri, dan farmasi. Ia juga menyoroti peluang baru melalui keanggotaan penuh Indonesia di BRICS serta potensi kerja sama dengan Uni Ekonomi Eurasia.

Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
  • What?
    Pertemuan bilateral antara Presiden Rusia Vladimir Putin dan Presiden Indonesia Prabowo Subianto membahas penguatan kerja sama ekonomi, dengan fokus pada sektor energi, antariksa, pertanian, industri, dan farmasi.
  • Who?
    Presiden Rusia Vladimir Putin dan Presiden Indonesia Prabowo Subianto menjadi tokoh utama dalam pertemuan tersebut, didukung oleh delegasi resmi dari kedua negara.
  • Where?
    Pertemuan berlangsung di Moskow, Rusia, sebagai bagian dari kunjungan resmi Presiden Prabowo ke negara tersebut.
  • When?
    Pernyataan disampaikan pada Senin, 13 April 2026, saat rangkaian agenda kunjungan kenegaraan berlangsung di Moskow.
  • Why?
    Kedua pemimpin berupaya memperkuat hubungan strategis dan meningkatkan volume perdagangan yang sebelumnya tumbuh 12,5 persen dalam satu tahun terakhir.
  • How?
    Kerja sama dilakukan melalui Komisi Bersama Rusia-Indonesia serta penandatanganan Deklarasi Kemitraan Strategis yang menegaskan komitmen konkret di berbagai bidang ekonomi dan kemanusiaan.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Presiden Prabowo pergi ke Rusia dan bertemu Presiden Putin. Mereka bicara soal kerja sama supaya dua negara makin akrab. Putin bilang dagang antara Indonesia dan Rusia naik banyak. Mereka mau kerja bareng di energi, obat, roket, dan makanan. Sekarang mereka terus bicara supaya hubungan tetap baik dan bisa tumbuh lagi.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Pertemuan antara Presiden Putin dan Presiden Prabowo menunjukkan semangat positif dalam memperkuat hubungan strategis Rusia–Indonesia. Peningkatan perdagangan sebesar 12,5 persen menjadi bukti konkret kemajuan ekonomi, sementara fokus pada sektor energi, antariksa, pertanian, industri, dan farmasi menandakan arah kerja sama yang semakin luas dan beragam dengan potensi manfaat timbal balik yang kuat.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Presiden Rusia Vladimir Putin menekankan pentingnya penguatan kerja sama ekonomi dalam hubungan strategis antara Rusia dan Indonesia. Hal itu disampaikan saat menerima kunjungan Presiden Indonesia Prabowo Subianto di Moskow dalam pertemuan bilateral yang menyoroti berbagai sektor prioritas.

Putin menyebut, hubungan kedua negara terus menunjukkan perkembangan positif, terutama dalam bidang perdagangan. Ia menilai interaksi yang semakin rutin antara kedua pemimpin mencerminkan kedekatan dan sifat khusus hubungan bilateral.

“Saya merasa sangat senang bahwa kontak antara kita menjadi reguler dan mencerminkan sifat khusus hubungan kita,” kata Putin dalam pernyataannya, Senin (13/4/2026).

Selain itu, ia juga menyoroti penandatanganan Deklarasi Kemitraan Strategis sebagai tonggak penting yang memperkuat kerja sama konkret antara kedua negara di berbagai bidang.

1. Perdagangan tumbuh, jadi fondasi hubungan ekonomi

Presiden Prabowo bertemu dengan Presiden Rusia, Vladimir Putin di Istana Kremlin, Moskow (Youtube.com/Sekretariat Presiden)

Putin mengungkapkan, kinerja perdagangan antara Rusia dan Indonesia mengalami peningkatan signifikan dalam satu tahun terakhir. Menurutnya, hal ini menjadi indikator kuat dari hubungan ekonomi yang terus berkembang.

“Pada tahun lalu, nilai perdagangan bilateral kita meningkat sebesar 12,5 persen,” ujarnya.

Meski demikian, ia mengakui adanya penyesuaian pada awal tahun ini. Namun, Putin memastikan mekanisme kerja sama ekonomi tetap berjalan aktif melalui Komisi Bersama Rusia-Indonesia.

“Pada awal tahun ini memang terjadi penyesuaian tertentu, namun Komisi Bersama Rusia-Indonesia untuk Kerja Sama Perdagangan, Ekonomi, dan Teknik tetap bekerja secara aktif,” jelasnya.

Ia berharap, kunjungan Prabowo dapat membantu menjaga stabilitas dan mendorong pertumbuhan perdagangan hingga akhir tahun. “Saya berharap kunjungan Bapak akan membantu kita menemukan solusi yang diperlukan agar situasi ini tetap stabil dan pada akhir tahun tetap menunjukkan pertumbuhan,” tambah Putin.

2. Energi hingga farmasi jadi sektor prioritas

potret Presiden Rusia, Vladimir Putin (commons.wikimedia.org/Council of the Federation of the Federal Assembly of the Russian Federation)

Dalam pernyataannya, Putin juga menggarisbawahi sejumlah sektor yang dinilai memiliki potensi besar untuk dikembangkan bersama. Sektor-sektor tersebut menjadi fokus utama dalam kerja sama ekonomi ke depan.

“Baik rekan-rekan kita di kedua pihak maupun kita berdua telah berulang kali menaruh perhatian pada bidang-bidang kerja sama yang paling perspektif, yaitu energi, antariksa, pertanian, kerja sama industri, dan farmasi,” katanya.

Menurut Putin, penguatan kerja sama di sektor-sektor tersebut tidak hanya akan memperluas hubungan ekonomi, tetapi juga membuka peluang baru bagi kedua negara dalam menghadapi dinamika global.

Selain ekonomi, Rusia juga mendorong pengembangan hubungan di bidang kemanusiaan, termasuk pendidikan dan kebudayaan, sebagai bagian dari pendekatan yang lebih luas dalam kemitraan bilateral.

“Kami juga memberikan perhatian besar pada pengembangan hubungan kemanusiaan, termasuk di bidang kebudayaan dan pendidikan,” ujarnya.

3. BRICS dan Eurasia buka peluang baru

Presiden Prabowo Subianto hadiri KTT BRICS 2025 (dok. BPMI Sekretariat Presiden)

Putin turut menyinggung posisi Indonesia dalam forum internasional sebagai faktor penting dalam memperluas kerja sama ekonomi. Ia menilai keanggotaan Indonesia di BRICS membuka peluang baru bagi kedua negara.

“Indonesia telah menjadi anggota penuh BRICS, dan hal ini juga membuka peluang kerja sama baru,” kata Putin.

Selain itu, ia juga menyebut potensi kerja sama dalam kerangka Uni Ekonomi Eurasia sebagai jalur tambahan untuk memperkuat hubungan ekonomi kedua negara.

Putin menegaskan, koordinasi antara kedua negara juga terus berlangsung di berbagai forum internasional melalui kementerian luar negeri masing-masing.

“Kementerian Luar Negeri kedua negara kita terus bekerja secara intensif dan menjalin koordinasi erat di berbagai forum internasional,” ujarnya.

Menutup pernyataannya, Putin menekankan kunjungan ini memiliki arti penting, tidak hanya bagi hubungan bilateral, tetapi juga dalam konteks dinamika global yang sedang berkembang.

“Saya yakin bahwa kunjungan Bapak sangat penting, baik dalam konteks perkembangan yang tengah berlangsung di dunia maupun bagi penguatan dan intensifikasi hubungan bilateral antara kedua negara kita,” tutupnya.

Editorial Team