Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Rentetan Serangan Israel di Gaza Tewaskan 6 Warga Palestina
bendera Palestina (pexels.com/Alfo Medeiros)
  • Serangan Israel di Gaza pada 29 September 2026 menewaskan sedikitnya enam warga Palestina dan melukai warga sipil, termasuk anak-anak, di utara, tengah, serta selatan wilayah tersebut.
  • Drone menghantam kamp pengungsi Halawa dan rumah di Kota Gaza, sementara serangan udara membakar apartemen Al-Nasr; korban dibawa ke Rumah Sakit Al-Shifa.
  • Kementerian Kesehatan Gaza mencatat 1.422 warga Palestina tewas dan 4.996 terluka akibat pelanggaran gencatan senjata sejak Oktober tahun lalu.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, IDN Times - Serangan militer Israel di berbagai penjuru Jalur Gaza menewaskan sedikitnya enam warga Palestina pada Selasa (29/9/2026). Serangan berupa pesawat nirawak (drone) dan tembakan senjata api tersebut juga melukai sejumlah warga sipil, termasuk anak-anak.

Rangkaian peristiwa mematikan ini dilaporkan sebagai pelanggaran terhadap kesepakatan gencatan senjata yang berlangsung sejak Oktober tahun lalu. Insiden penyerangan dan jatuhnya korban dilaporkan terjadi di kawasan utara, tengah, hingga selatan Gaza.

1. Serangan drone sasar kamp pengungsi dan rumah di Gaza utara

ilustrasi drone militer (Beograd007, CC0, via Wikimedia Commons)

Di Gaza utara, sebuah serangan drone militer Israel menyasar warga yang mengungsi di kamp Halawa, sebelah timur Jabalia. Insiden itu menewaskan dua warga Palestina dan melukai delapan orang lainnya. Sumber medis menyebutkan bahwa seluruh korban luka dievakuasi ke fasilitas lapangan di Rumah Sakit Al-Shifa dan Al-Saraya.

Serangan drone lainnya menghantam atap rumah warga di Jalan Al-Nafaq, lingkungan Al-Tuffah, Kota Gaza. Peristiwa tersebut menewaskan satu orang warga serta melukai beberapa orang lainnya. Masih di wilayah utara, satu warga Palestina dilaporkan menderita luka kritis akibat tembakan militer di dekat Klinik Al-Fakhoura di kamp Jabalia.

2. Gempuran udara hancurkan apartemen di lingkungan Al-Nasr

Petugas UNRWA gendong anak di Gaza (Ashraf Amra, CC BY-SA 3.0 igo, via Wikimedia Commons)

Petugas medis di Rumah Sakit Al-Shifa mengonfirmasi jenazah dua warga Palestina dan korban luka, termasuk anak-anak, tiba akibat serangan udara di lingkungan Al-Nasr. Saksi mata yang dilaporkan TRT World menyebut amunisi jenis loitering munition berputar di udara sebelum menghantam apartemen tersebut hingga memicu kebakaran. Sumber lokal mengidentifikasi dua korban meninggal dalam insiden tersebut bernama Izz al-Din al-Beik dan Muhannad Abu Foul.

Mengenai lokasi lingkungan Al-Nasr, laporan TRT World menyebut wilayah itu berada di barat Kota Gaza, sementara laporan Wafa menulisnya berada di utara Kota Gaza. Kantor berita Wafa turut melaporkan bahwa para korban luka dan jenazah dari apartemen tersebut langsung dilarikan menuju Rumah Sakit Al-Shifa sesaat setelah gempuran terjadi.

3. Penembakan di Deir al-Balah dan korban jiwa di Rafah

Warga Gaza berjalan di antara reruntuhan bangunan hancur. (Novghorod, CC BY 4.0, via Wikimedia Commons)

Di Gaza tengah, tembakan senjata api militer Israel menewaskan seorang warga Palestina di Jalan Salah al-Din, sebelah timur Deir al-Balah. Saksi mata di lapangan juga melaporkan pasukan militer Israel menjalankan operasi pembongkaran skala besar terhadap bangunan-bangunan yang berada di bawah kendali mereka di timur Deir al-Balah.

Di Gaza selatan, seorang perempuan warga Palestina bernama Rania Saada meninggal dunia akibat luka-luka yang dideritanya. Dia sebelumnya terluka saat pasukan Israel melepaskan tembakan ke arah tenda-tenda pengungsian di Al-Mawasi, Rafah.

4. Kementerian Kesehatan Gaza laporkan data korban dan gencatan senjata

Serangan udara Israel di Jalur Gaza saat perang berlangsung. (Jaber Jehad Badwan, CC BY-SA 4.0, via Wikimedia Commons)

Kementerian Kesehatan di Gaza menyatakan bahwa pelanggaran kesepakatan gencatan senjata oleh pihak Israel telah menewaskan 1.422 warga Palestina sejak Oktober tahun lalu per Selasa (30/9/2026). Rentetan pelanggaran bersenjata tersebut juga mengakibatkan 4.996 orang lainnya menderita luka-luka. Pada laporan terpisah di hari yang sama, otoritas kesehatan tersebut mencatat satu warga tewas dan 13 lainnya luka-luka dalam rentang 24 jam terakhir.

Secara kumulatif sejak 8 Oktober 2023, perang Israel di Gaza telah menewaskan lebih dari 74 ribu warga Palestina dan melukai lebih dari 175 ribu orang. Rangkaian serangan militer tersebut juga dilaporkan telah menghancurkan sekitar 90 persen infrastruktur di kawasan kantong Gaza.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Curated For You

Editorial Team

Related Article