Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Ribuan Gen Z Jerman Demo Tuntut Kenaikan Dana Pendidikan
ilustrasi demonstrasi di Jerman (unsplash.com/markusspiske)
  • Ribuan Gen Z menggelar demonstrasi damai di lebih dari 30 kota Jerman pada 31 Oktober 2026, menuntut kenaikan dana pendidikan sebagai lanjutan aksi pemuda Eropa.
  • Aksi yang diinisiasi “Gen Z regelt” menuntut tambahan anggaran sekolah, bantuan adiksi, psikoterapi, penanganan biaya hidup, keadilan sosial, dan aturan emisi lebih ketat; peserta diperkirakan 120 ribu.
  • Meski mayoritas aksi damai, kerusuhan terjadi di Frankfurt dan Köln; polisi menangkap 30 orang di Frankfurt serta lima orang di Köln setelah perusakan, penjarahan, dan pelemparan benda.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, IDN Times - Ribuan pemuda Gen Z mengadakan demonstrasi besar di berbagai kota di Jerman pada Sabtu (31/10/2026). Demonstrasi damai ini digulirkan sebagai bentuk protes untuk mendorong pemerintah menaikkan dana pendidikan. 

Aksi di Jerman ini menjadi lanjutan serangkaian demonstrasi pemuda di Eropa yang menuntut perbaikan pendidikan. Sebelumnya, ribuan siswa SMA di Jerman sudah mengadakan demonstrasi menolak pengembalian wajib militer. 

1. Demonstrasi Gen Z diadakan di lebih dari 30 kota di Jerman

ilustrasi bendera Jerman (unsplash.com/iamateapot)

Demonstrasi yang diinisiasi oleh “Gen Z regelt” ini diselenggarakan damai di lebih dari 30 kota di seluruh Jerman. Tuntutan utama pemuda Jerman kali ini untuk menaikkan alokasi anggaran sekolah, bantuan adiksi, dan psikoterapi. 

Tak hanya itu, pemuda Jerman juga menuntut pemerintah menetapkan kebijakan dalam mengatasi lonjakan biaya hidup. Serta memperluas keadilan sosial dan memperketat aturan dari emisi gas rumah kaca. 

Dilansir France24, tidak diketahui secara pasti berapa jumlah demonstran yang hadir dalam demonstrasi di 34 kota, diperkirakan jumlahnya mencapai 120 ribu peserta. Sementara, pencetus demonstrasi besar-besaran ini sudah mendorong demonstrasi damai dan menolak segala bentuk kekerasan. 

2. Kerusuhan dan penjarahan terjadi di Frankfurt

ilustrasi bendera Jerman (unsplash.com/samuel_hagger)

Meski mayoritas demonstrasi berjalan damai, kerusuhan terjadi di Frankfurt. Kerusuhan terjadi ketika sekelompok orang tak dikenal melakukan aksi perusakan di toko dan melempar bom molotov. Mereka memecahkan kaca jendela toko dan mencuri sejumlah barang. 

Dilansir DPA International, bahkan toko senjata ikut dijarah oleh orang tak dikenal. Beruntung, polisi dapat menangkap beberapa orang terduga pelaku penjarahan dan mengembalikan dua senjata yang diambil dari toko tersebut. 

Dalam demonstrasi kali ini, sebanyak 1.000 pasukan khusus sudah dikerahkan untuk meredam bentrokan di area pusat kota Frankfurt. Polisi mengatakan bahwa sebanyak 30 orang sudah ditangkap atas dugaan terlibat aksi kekerasan. 

3. Polisi tangkap 5 orang usai bentrokan di Gereja Katedral Köln

Mobil polisi di Jerman (unsplash.com/augustinfoto)

Tak hanya di Frankfurt, kerusuhan juga terjadi di Köln, tepatnya di sekitar Gereja Katedral Koeln. Keributan terjadi setelah sebanyak 200 orang berada di sekitar gereja tersebut dan beberapa di antaranya adalah perusuh. 

Petugas kepolisian mengatakan bahwa sekelompok orang melemparkan botol dan sejumlah barang ke area petugas saat berada di lapangan sebelah stasiun Köln. Alhasil, polisi menangkap lima orang yang diduga menjadi provokator dalam kerusuhan. 

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Curated For You

Editorial Team

Related Article