Kota Kyiv (pexels.com/Kostiantyn Klymovets)
Gelombang serangan udara Rusia menghantam kawasan ibu kota Kyiv serta kota Odesa, Poltava, Kryvyi Rih, dan Zaporizhzhia. Dilansir Anadolu Agency, Gubernur Dnipropetrovsk Oleksandr Hanzha menyampaikan melalui akun Telegram bahwa tiga orang terluka akibat kerusakan pada fasilitas industri di Kryvyi Rih. Selain itu, tiga warga juga dilaporkan terluka di Zaporizhzhia dan tiga lainnya di kota pelabuhan Odesa.
Di wilayah Kyiv dan sekitarnya, reruntuhan drone serta rudal merusak fasilitas pendidikan dan layanan kesehatan. Kepala Administrasi Militer Kota Kyiv, Tymur Tkachenko, mengonfirmasi dua warga terluka di wilayah sekeliling ibu kota. "Di distrik Boryspil, kebakaran gudang pecah sebagai akibat dari serangan tersebut," ujar Tkachenko, seraya menambahkan bahwa gudang di distrik Fastiv juga mengalami kerusakan.
Serangan yang berlangsung hampir sepanjang malam hingga pagi di Odesa juga merusak gedung kediaman bertingkat 16 dan dua lembaga pendidikan. Dilansir Reuters, insiden gempuran udara ini melintas hingga ke luar batas negara, di mana otoritas Moldova mendeteksi lima drone memasuki ruang udara mereka.
Kementerian Pertahanan Rusia mengonfirmasi pihaknya membidik kompleks industri militer, metalurgi, kilang minyak, serta pusat logistik pelabuhan di Odesa. Sementara itu, pemadaman listrik terjadi di tujuh permukiman di wilayah Poltava setelah fasilitas energi di sana menjadi sasaran tembak.