Ukraina Tuding Kreator Masha and the Bear Sebar Propaganda Rusia

- Presiden Volodymyr Zelenskyy menjatuhkan sanksi terhadap Animaccord Animation Studio serta kreator Masha and the Bear, yang Ukraina nilai sebagai alat propaganda Rusia bagi anak-anak.
- Sanksi memberi dasar hukum untuk memblokir Masha and the Bear di Ukraina dan mendorong platform internasional membatasi monetisasi serta distribusinya.
- Kremlin dan Animaccord membantah tuduhan tersebut, sementara Ukraina juga memperluas sanksi terhadap industri militer Rusia, kolaborator, kapal barang, dan pihak terkait serangan ke Ukraina.
Jakarta, IDN Times - Presiden Ukraina, Volodymyr Zelenskyy, pada Kamis (20/8/2026), resmi menjatuhkan sanksi kepada kreator serial animasi populer asal Rusia, Masha and the Bear. Kartun itu disebut menjadi alat propaganda Rusia dan masuk ancaman nasional.
Beberapa bulan terakhir, Ukraina sudah menetapkan sanksi kepada sejumlah individu dan perusahaan yang berhubungan dengan militer Rusia. Sementara itu, Kiev masih melanjutkan serangan ke fasilitas minyak Rusia.
1. Beri sanksi perusahaan dan kepala produksi Masha and the Bear

ilustrasi bendera Ukraina (unsplash.com/madara_p) Keputusan ini menyebut bahwa Ukraina resmi menargetkan Animaccord Animation Studio yang dikenal sebagai rumah produksi Masha and the Bear. Selain itu, kepala produksi, sutradara, penulis naskah, dan tim produksi lainnya juga tak luput dari daftar sanksi.
“Kami harus merespons propaganda Rusia, terutama ketika propaganda itu ditujukan kepada anak-anak dan didistribusikan lewat platform internasional dengan sangat luas,” tuturnya, dikutip dari The Moscow Times.
Dengan ini, Ukraina memiliki dasar hukum untuk memblokir kartun itu di negaranya. Selain itu, akan mendorong platform internasional untuk membatasi monetisasi dan distribusi Masha and the Bear.
2. Rusia kritik penetapan sanksi ke rumah produksi Masha and the Bear

ilustrasi bendera Rusia (pixabay.com/fotiniya) Menanggapi sanksi dari Ukraina, Juru Bicara Kremlin, Dmitry Peskov menyebut bahwa serial kartun itu sudah menguasai dunia. Menurutnya, kartun itu sudah dipromosikan dengan baik oleh orang yang berkualitas.
“Faktanya adalah Ukraina meluncurkan perang terhadap kartun juga. Ini menunjukkan tindakan buruk lain yang sudah ditetapkan oleh otoritas Ukraina,” ungkapnya, dikutip dari Kyiv Post.
Di sisi lain, Perwakilan Animaccord Studios, Melanie Bonvicino mengatakan bahwa tuduhan Ukraina ini adalah fitnah. Ia menekankan bahwa studio itu sudah beroperasi secara mandiri dan tidak menerima dana dari pemerintah Rusia.
3. Ukraina memperluas sanksi kepada Rusia

ilustrasi bendera Ukraina (unsplash.com/photofixation) Pada saat yang sama, Zelenskyy sudah menjatuhkan sanksi kepada kompleks industri militer Rusia dan orang yang terlibat di dalamnya. Ia menyebut bahwa banyak kolaborator di Ukraina yang menjaga hubungan dengan Rusia.
Dilansir UNN, Presiden Ukraina keenam itu memastikan bahwa sanksi ini akan terus berlanjut. Menurutnya, dunia harus mengikuti jejak Ukraina menjatuhkan sanksi kepada Rusia.
Pada Mei, Kiev sudah menjatuhkan sanksi kepada 127 orang dan 29 kapal barang di area dudukan Rusia yang terlibat dalam serangan rudal ke Ukraina. Selain itu, Ukraina juga menargetkan sanksi kepada komandan militer Rusia yang menyerang fasilitas sipil.




















