Jakarta, IDN Times - Pemerintah Rusia resmi melarang lima warga negara Inggris untuk memasuki wilayahnya. Keputusan ini diumumkan oleh Kementerian Luar Negeri Rusia pada Selasa (2/6/2026) malam waktu setempat, sebagai bentuk balasan atas kebijakan luar negeri pemerintah Inggris yang dinilai memusuhi Rusia.
Kebijakan larangan masuk tersebut menyasar lima orang, termasuk dua jurnalis dari media internasional, yakni Catherine Belton dari The Washington Post dan Richard Holmes dari The i Paper. Moskow menilai pihak-pihak yang masuk dalam daftar tersebut telah menyebarkan informasi yang tidak tepat mengenai Rusia, sekaligus merespons sikap Inggris yang terus mengirimkan bantuan militer ke Ukraina.
