Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Rusia Tawarkan Perbaikan Persenjataan Militer Soviet untuk Taliban

Rusia Tawarkan Perbaikan Persenjataan Militer Soviet untuk Taliban
Bendera Rusia. (pixabay.com/michel_van_der_vegt)
Intinya Sih
  • Rusia menawarkan bantuan perbaikan persenjataan buatan Uni Soviet kepada Taliban sebagai bagian dari kerja sama pertahanan baru antara kedua negara.
  • Perjanjian pertahanan resmi disepakati Rusia dan Afghanistan, menandai peningkatan hubungan diplomatik setelah pengakuan Rusia terhadap pemerintahan Taliban pada 2025.
  • Perusahaan di Tatarstan siap memperbaiki senjata dan menyediakan suku cadang serta pelatihan teknis bagi tenaga ahli Afghanistan dalam kerja sama militer tersebut.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?
Share Article

Jakarta, IDN Times - Rusia menawarkan bantuan perbaikan persenjataan buatan Uni Soviet kepada Taliban pada Selasa (2/6/2026). Langkah ini sebagai bentuk kerja sama pertahanan baru antara Rusia dan pemerintahan Taliban di Afghanistan. 

Pada 2025, Rusia sudah mengakui pemerintahan Taliban di Afghanistan dan menjadi negara pertama yang mengakuinya. Sebelumnya, negara-negara Asia Tengah juga sudah mencoret Taliban dari daftar teroris dan bersedia memperbaiki relasi. 

1. Akan perbaiki senjata Uni Soviet yang masih berada di Afghanistan

suasana di perbatasan Tajikistan-Afghanistan
suasana di perbatasan Tajikistan-Afghanistan (unsplash.com/ejwolfson)

Perwakilan Khusus Rusia di Afghanistan, Zamir Kabulov mengatakan bahwa kesepakatan ini mengenai perbaikan persenjataan buatan Rusia di Afghanistan. Sebab, banyak peralatan tempur Uni Soviet yang masih berada di Afghanistan dalam beberapa dekade. 

Menurutnya, Amerika Serikat (AS) dan NATO sudah bergantung pada helikopter Rusia, Mi-17 untuk membangun Angkatan Udara Afghanistan sejak 2001. Namun, Kabulov menyebut bahwa kemungkinan masih ada perjanjian pertahanan lainnya di masa yang akan datang. 

2. Rusia dan Afghanistan setujui perjanjian pertahanan

Tentara Rusia. (Mil.ru, CC BY 4.0, via Wikimedia Commons)
Tentara Rusia. (Mil.ru, CC BY 4.0, via Wikimedia Commons)

Pekan lalu, Rusia dan Afghanistan resmi menyetujui perjanjian pertahanan. Perjanjian baru ini menandai peningkatan hubungan diplomatik antara Kremlin dan Taliban. 

“Interaksi dengan Rusia sangat penting bagi kami. Afghanistan dan Rusia memiliki sejarah hubungan dan kami ingin melanjutkan hubungan baik tersebut,” terang Menteri Pertahanan Afghanistan, Mohammad Yaqoub, dikutip dari Politico.

Sementara itu, Sekretaris Dewan Keamanan Rusia, Sergei Shoigu mendorong agar negara-negara Barat mengangkat sanksi ke Taliban. Ia pun mendesak Barat untuk mengakui tanggung jawabnya usai menduduki Afghanistan selama 20 tahun. 

3. Perusahaan di Tatarstan siap perbaiki senjata untuk Taliban

Tentara Rusia. (Mil.ru, CC BY 4.0 , via Wikimedia Commons)
Tentara Rusia. (Mil.ru, CC BY 4.0 , via Wikimedia Commons)

Menyusul disetujuinya perjanjian pertahanan antara Rusia dan Taliban, perusahaan di Tatarstan bersedia untuk memperbaiki persenjataan untuk Taliban. Selain itu, mereka bersedia menyediakan suku cadang untuk kendaraan militer dan perlengkapannya. 

Dilansir Afghanistan International, kerja sama ini juga meliputi layanan purna jual dan garansi untuk kendaraan tempur buatan Rusia di Tatarstan. Serta menyediakan pusat latihan bagi tenaga ahli asal Afghanistan dan membangun jaringan agen jual beli. 

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Topics
Editorial Team
Anata Siregar
EditorAnata Siregar

Related Articles

See More