Jakarta, IDN Times - Penulis asal Irlandia, Sally Rooney, mengatakan bahwa penerbitnya, Faber, tidak lagi dapat mendistribusikan buku-bukunya di Inggris karena undang-undang antiterorisme negara tersebut membuat penerbit tidak bisa meneruskan royalti hasil penjualan kepadanya. Keputusan itu diambil dengan persetujuan Rooney seusai ia menyatakan tetap mendukung Palestine Action.
Novel Normal People diketahui telah terjual lebih dari satu juta eksemplar di Inggris. Sementara itu, Conversations with Friends dan Beautiful World, Where Are You masing-masing terjual lebih dari 500 ribu eksemplar di negara tersebut.
Dalam pernyataan yang dikutip The Guardian pada Rabu (14/10/2026), Rooney berujar penerbitan karyanya di Inggris berpotensi melanggar hukum pidana. Kendati distribusi dihentikan, buku-bukunya yang sudah tersedia di pasar Inggris masih boleh dijual hingga stok habis.
