Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Serangan Israel Menewaskan 7 Warga Palestina di Jalur Gaza
potret kehidupan di kamp pengungsian Gaza (pexels.com/Hosny Salah)
  • Sedikitnya tujuh warga Palestina tewas dan sejumlah lainnya terluka dalam serangan udara serta penembakan Israel di Khan Yunis, Deir al-Balah, dan Kota Gaza pada Rabu.

  • Dua korban tewas saat drone Israel menyerang kendaraan sipil di Al-Mawasi, Khan Yunis; Israel menyatakan salah satunya adalah Muhammad Abu Alwan, pejabat keuangan Hamas.

  • Tiga warga meninggal akibat luka tembak IDF, sementara serangan terjadi saat gencatan senjata masih berlaku; Kementerian Kesehatan Gaza mencatat 1.402 kematian akibat pelanggaran hingga 20 September.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, IDN Times  -  Sedikitnya tujuh warga Palestina tewas dalam serangkaian serangan udara dan penembakan oleh pasukan Israel di Jalur Gaza pada Rabu (23/9/2026). 

Korban tewas tercatat berada di Khan Yunis, Deir al-Balah, dan Kota Gaza. Sejumlah warga lainnya juga mengalami luka-luka dan beberapa di antaranya dalam kondisi kritis. 

1. Dua warga tewas oleh serangan drone Israel ke kendaraan sipil, satu disebut pejabat keuangan Hamas

Dua warga Palestina meninggal dunia setelah drone Israel menargetkan sebuah kendaraan sipil di Jalan Al-Rashid, daerah Al-Mawasi, sebelah barat Khan Yunis, Gaza selatan. Kedua korban adalah Muhammad Abu Alwan dan Osama Abu Khater, 33 tahun. Serangan itu juga menyebabkan tiga orang lainnya terluka. 

Menteri Pertahanan Israel, Israel Katz, mengatakan bahwa Pasukan Pertahanan Israel (IDF) dan Badan Keamanan Israel (Shin Bet) telah mengeliminasi Abu Alwan dalam operasi gabungan di Khan Yunis. Ia menyebut Abu Alwan sebagai Kepala Departemen Keuangan Hamas. 

"Kami mengapresiasi IDF dan Shin Bet atas operasi yang presisi serta tindakan tegas mereka untuk menggagalkan musuh-musuh kami — dan kami terus memburu para komandan serta anggota Hamas, menyerang sumber pendanaannya, dan menghancurkan infrastruktur terorisnya," tulis Katz di X. 

"Kami tidak akan membiarkan Hamas membangun kembali kekuatannya, dan kami tidak akan berhenti sampai tidak ada lagi Hamas di Gaza," lanjutnya. 

Jerusalem Post melaporkan, berdasarkan keterangan Radio Angkatan Darat Israel, Abu Alwan mengelola dana eksternal Hamas pada tahun-tahun sebelum 7 Oktober 2023, termasuk hibah dari Qatar. 

2. Dua warga tewas dalam serangan udara di Deir al-Balah dan Kota Gaza

potret kehidupan di kamp pengungsian Gaza (pexels.com/Hosny Salah)

Menurut sumber medis Rumah Sakit Syuhada Al-Aqsa yang dikutip Anadolu Agency, sebuah drone Israel menargetkan kerumunan warga sipil di daerah Al-Bassa, sebelah barat Deir al-Balah di Gaza tengah. Seorang warga tewas dan beberapa lainnya terluka. Sementara itu, Quds News Network memberi keterangan bahwa pemuda bernama Abdulrahman Tamraz tewas dalam serangan udara Israel di Kota Deir Al-Balah, Gaza tengah. 

Serangan lain juga terjadi di pusat Kota Gaza. Drone Israel menyerang kerumunan warga sipil di dekat Rumah Sakit Al-Wafaa, menewaskan Hassan Mahmoud Siyam dan melukai sejumlah warga lainnya. Seorang koresponden Anadolu Agency mengatakan bahwa serangan itu menghantam area ramai tempat sejumlah besar kamp yang menampung pengungsi Palestina berada.

3. Tiga warga tewas akibat luka yang diderita setelah ditembak IDF

potret tank Israel (commons.wikimedia.org/Zachi Evenor)

Selain korban serangan udara, pada hari yang sama, tiga warga Palestina juga meninggal dunia akibat luka yang diderita setelah ditembak oleh IDF. 

Sumber medis Rumah Sakit Nasser mengatakan bahwa Yahya Abu Samour, 24 tahun, meninggal dunia akibat luka yang diderita usai sebelumnya ditembak pasukan Israel di daerah Al-Satar al-Gharbi, utara Khan Yunis, pada Selasa malam. 

Di kamp pengungsi Al-Bureij, Gaza tengah, Noura Awni Diab juga meninggal akibat luka setelah ditembak pasukan Israel, dilansir Palestine Info Center.

Pada Rabu malam, seorang perempuan Palestina meninggal dunia setelah mengalami luka akibat tembakan IDF di sebelah barat Khan Yunis, selatan Jalur Gaza. Portal berita WAFA mengidentifikasi nama perempuan tersebut ialah Aisha al-Lahham. 

Selain ketujuh korban tewas, seorang balita bernama Ibrahim Zannoun juga mengalami luka akibat peluru di bagian kaki setelah tank-tank Israel menembaki arah kamp pengungsi di selatan Khan Yunis. 

Serangkaian serangan tersebut terjadi ketika gencatan senjata di Gaza yang berlaku sejak 10 Oktober 2025, seharusnya, masih berlangsung. Berdasarkan data Kementerian Kesehatan Gaza, sedikitnya 1.402 warga Palestina tewas dan 4.881 lainnya terluka akibat pelanggaran gencatan senjata oleh Israel hingga Minggu (20/9). 

Sejak Oktober 2023, nyaris 74 ribu warga Palestina tewas dan lebih dari 174 ribu lainnya mengalami luka-luka di Jalur Gaza. Genosida Israel juga menghancurkan sekitar 90 persen infrastruktur di wilayah tersebut. 

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Curated For You

Editorial Team

Related Article