Jakarta, IDN Times - Forum pertahanan terbesar di Asia, Shangri-La Dialogue, resmi dibuka di Singapura, Jumat (29/5/2026). Forum dibuka di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik global, mulai dari isu Taiwan hingga konflik Iran dan Amerika Serikat.
Namun, sorotan utama justru tertuju pada absennya Menteri Pertahanan China Dong Jun dari forum tahunan tersebut untuk tahun kedua berturut-turut. Ketiadaan pejabat pertahanan tertinggi China itu dinilai sejumlah analis sebagai sinyal perubahan pendekatan Beijing yang kini merasa tidak lagi perlu aktif mencari legitimasi di forum keamanan regional.
Padahal, Shangri-La Dialogue selama ini dikenal sebagai ruang penting bagi diplomasi pertahanan, baik secara terbuka maupun lewat pertemuan tertutup antarnegara.
Menteri Pertahanan Amerika Serikat Pete Hegseth dijadwalkan menjadi pembicara utama dalam forum tersebut. Absennya Dong Jun juga membuat tidak ada pertemuan langsung antara pejabat pertahanan China dan AS di tengah meningkatnya ketegangan soal Taiwan dan situasi Timur Tengah.
