Jakarta, IDN Times - Siklon tropis Vaianu menghantam daratan pesisir Pulau Utara, Selandia Baru, pada Minggu (12/4/2026). Sistem cuaca yang dinilai para ahli meteorologi sebagai salah satu badai paling berbahaya di Pasifik Selatan tahun ini tersebut memicu banjir bandang, pemadaman listrik massal, dan memaksa ratusan warga mengungsi dari zona bahaya.
Kombinasi angin kencang, hujan lebat, dan gelombang laut raksasa menyebabkan kerusakan signifikan di berbagai wilayah strategis. Pemerintah setempat langsung menetapkan status darurat agar pengerahan bantuan personel dan alat berat dapat dilakukan dengan cepat guna menyelamatkan warga.
Layanan cuaca nasional, MetService, telah mengeluarkan peringatan tertinggi. Meski pusat badai mulai bergerak menjauh menuju Hawke's Bay pada Minggu malam, otoritas berwenang meminta warga tetap waspada terhadap ancaman tanah longsor dan luapan air sungai.
